Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menjelaskan soal pernyataan dari pidato Presiden Terpilih Prabowo Subianto di acara Bimtek dan Rakornas PAN di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/5) lalu.
Ujang menyebut mungkin saja maksud dari pernyataan Prabowo untuk tidak ingin diganggu ialah tidak ingin diganggu dengan penyebaran fitnah dan hoaks saat dia ingin merealisasikan janji politiknya.
“Saya rasa pernyataan yang fair dan positif saja. Ketika PDIP ingin oposisi silakan, bagus. Tetapi di saat yang sama jangan mengganggu ketika Prabowo ingin menjalankan amanah rakyat. Kelihatannya seperti ini. Ingin menyejahterakan rakyat dan merealisasikan janjinya. Itu saja yang dipegang,” jelas Ujang kepada Media Indonesia, Senin (13/5).
Baca juga : Pengamat: Pertemuan Prabowo dan Megawati Pasti akan Terjadi
Namun, dia tetap menegaskan arti dari tidak ingin diganggu itu bukan berarti Prabowo tidak ingin dikritisi. Ujang menyampaikan kewajiban dari para oposisi di pemerintahan ialah mengkritisi.
Termasuk masyarakat Indonesia juga berkewajiban untuk mengkritisi pemerintah apabila pemerintah tersebut salah jalan.
“Kalau Prabowo salah jalan dan salah arah, wajib hukumnya PDIP untuk mengkritisi. Siapa pun dari rakyat Indonesia wajib mengkritisi kalau prabowo salah jalan dan salah arah,” ujar Ujang.
Baca juga : Ganjar Pranowo Lemah sebagai Oposisi karena tidak di Parlemen
“Tetapi kalau Prabowo on the track, ingin menyejahterakan rakyat, ingin membangun bangsa, ingin ada pemerataan pembangunan sesuai janjinya dalam tiga sampai empat tahun ke depan, ya, memang jangan diganggu kalau tujuannya ingin memajukan dan menyejahterakan rakyat,” imbuhnya.
Ujang meminta agar masyarakat melihat pernyataan Prabowo dalam pidatonya itu untuk tidak dipahami secara parsial. Sebab, dalam pidato itu memang ada lanjutannya, yakni Prabowo ingin bekerja menyejahterakan rakyat dalam tiga sampai empat tahun ke depan.
Selain itu, Ujang juga meminta agar semua pihak dapat mengontrol jalannya pemerintahan agar semua kerja pemerintah sesuai dengan janji politiknya. Ujang juga mengingatkan agar semua pihak dapat mengontrol agar demorkasi tetap tegak di Indonesia.
“Demokrasi itu harus dijaga bersama, harus kita bangun. Oleh karena itu, kita lihat saja ke depan ketika pak Prabowo dilantik 20 Oktober nanti, seperti apa perjalanan demokrasi itu,” ucap Ujang.
“Kita hanya ingin mengatakan objektif, tidak berat sebelah dalam konteks melihat pemerintah maupun kalangan oposisi. Dan kita sama-sama tahu, sama-sama paham, demokrasi harus jalan, bergerak, harus on the track, sesuai dengan kita cita-citakan bersama,” pungkasnya. (Dis)
Proyek hilirisasi tahap kedua ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru dengan nilai investasi mencapai Rp116 triliun.
KETUA Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengapresiasi pembangunan 13 proyek hilirisasi II oleh BPI Danantara dan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto, Rabu (29/4), berikut daftarnya
DINAS Pertanian dan Perikanan Pekanbaru memastikan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di Kota Pekanbaru pada momen Idul Adha 1446 H dalam kondisi sehat. Sapi simental berbobot nyaris 1 ton
Syahganda menyebut penunjukan Jumhur sebagai awal ‘pertarungan baru’, terutama dalam menghadapi kekuatan oligarki yang dinilai merusak lingkungan.
Partai Ummat juga menyerukan Kementerian Hukum menjaga independensi sebagai lembaga eksekutif yang seharusnya memberikan pelayanan.
Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembangunan flyover di Bekasi guna mencegah kecelakaan kereta api. Anggaran Rp4 triliun disiapkan untuk 1.800 titik.
Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez mendesak polisi mengusut tuntas dugaan kekerasan terhadap 103 anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Politikus PDIP, Mohamad Guntur Romli, meminta KPK fokus membenahi IPK yang anjlok jangan malah mengusulkan pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik.
POLITIKUS Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Mohamad Guntur Romli, tidak setuju dengan KPK yang terkesan cawe-cawe dengan urusan internal partai politik.
Kader PDIP Guntur Romli mengkritik KPK yang mendorong pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik maksimal dua periode.
PDI Perjuangan (PDIP) resmi menetapkan Syaifudin Zuhri sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya. Penetapan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan pasca wafatnya almarhum Adi Sutarwiyono.
Hasto menekankan bahwa pemilu merupakan mekanisme lima tahunan yang harus dipersiapkan secara matang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved