Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Bea dan Cukai Makassar Andhi Pramono kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (26/4). Andhi tampak meninggalkan KPK sekitar pukul 22.00 WIB, 12 jam dari awal ia datang.
Saat dikonfirmasi, Andhi mengaku hanya menyerahkan dokumen tambahan dan dikonfirmasi tentang sejumlah aset kekayaan miliknya. Namun ia membantah jika perkaranya telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.
"Hanya sampaikan data-data kelengkapan saja. Belum ada yang naik ke penyidikan," ujar Andi meninggalkan gedung KPK, Rabu (26/4) malam.
Baca juga: Berikut Komentar KPK Tentang Denny Indrayana yang Menyebut Jokowi Manfaatkan KPK
Diketahui sebuah video yang memperlihatkan sebuah rumah bak istana viral di media sosial. Rumah berwarna putih itu disebut milik Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono.
Dengan viralnya video rumah yang diduga milik Andhi Pramono tersebut, pengunggah menuliskan gaya hidup mewah oknum PNS Kemenkeu mulai disorot salah satunya adalah Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono.
Baca juga: Polri Kembali Panggil Dito Mahendra sebagai Tersangka Kasus Kepemilikan Senjata Ilegal
Pada 14 Maret, Andhi telah menjalani klarifikasi Laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) di KPK. Kala itu, Ia membantah telah memamerkan harta di media sosial. Menurutnya, pengirim gambar dan video yang viral adalah orang lain.
"Selanjutnya foto-foto tentang diri saya sama sekali tidak ada yang berbentuk pamer dan lain sebagainya, sehingga dicari-cari yang lain," kata Andhi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (14/3).
Dia mengaku difitnah dengan video dan foto yang beredar di media sosial. Bahkan, ketidaknyamanannya itu diadukan ke KPK saat kekayaannya diverifikasi.
"Dikaitkan ke anak saya dan pribadi saya itu sungguh fitnah yang sangat keji, dan saya sudah sampaikan ke KPK. Nanti saya akan menyampaikan ke teman-teman semua," ucap Ali. (Z-3)
Upaya penyelundupan hampir 40 ribu benih lobster di Bandara Juanda berhasil digagalkan. Pelaku gunakan modus baru dengan handuk basah, nilai mencapai Rp1 miliar.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kantor wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita enam barang dari Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf, dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dengan menyita sejumlah barang bukti.
KPK sedang mengevaluasi alasan ketidakhadiran para pengusaha tersebut pada pemanggilan pertama.
Kasus dugaan korupsi cukai yang menyeret oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) dinilai menjadi momentum penting.
Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Patria Artha Makassar (PUKAT UPA), Bastian Lubis, menyayangkan belum adanya langkah hukum strategis terkait kerugian negara dalam proyek ini.
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika jenis tembakau sintetis atau yang dikenal dengan sebutan "sinte".
Proyek ini berpotensi memiliki kerugian negara yang sangat besar karena fasilitas tidak dapat dimanfaatkan meski anggaran telah terserap.
Komisi E berencana memanggil Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk mengklarifikasi status kepemilikan aset tersebut.
Kehadiran wahana ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi lintas industri dapat menciptakan nilai tambah bagi kualitas hidup keluarga Indonesia.
Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo, mengumumkan bahwa 67 pelaku seni dan kebudayaan di Kota Makassar dipastikan menjadi penerima manfaat program Dana Abadi Kebudayaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved