Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Nasional Demokrat (NasDem) menilai pemerintah bisa melibatkan TNI sebagai tenaga bantuan keamanan, selama penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Hal itu diungkapkan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Willy Aditya, yang melihat peran penanganan virus korona (covid-19) oleh gugus tugas masih belum optimal.
“Di Jakarta, kita lihat angkutan publik masih padat. Tidak terjadi physical distancing. Jalanan malah lebih ramai. Padahal seruan work from home belum dicabut. Ini bukan PSBB namanya, tapi “santai-santai bae” orang Palembang bilang,” ujar Willy, Selasa (7/4).
Baca juga: PSBB Jakarta Disetujui, Kemenkes: Fokus Selamatkan Nyawa
Belum efektifnya penerapan physical distancing di Jakarta, tecermin dari banyaknya warga yang memilih beraktivitas dalam kerumunan. Willy berharap dengan ditetapkannya PSBB di Ibu Kota, kerumunan warga semakin berkurang.
“Kemarin saya dengar sejumlah orang di Bendungan Hilir ditangkap polisi, karena mengadakan kumpul-kumpul. Tetapi hari ini orang berkerumun di mana-mana. Di jalanan, stasiun, pasar. Ini kontradiktif,” imbuh Willy.
Dia menambahkan arus mudik juga terus berlangsung di berbagai daerah. Misalnya Garut, Jawa Barat, lebih dari 2.500 orang tiba dari Jakarta sampai 3 April kemarin. Di Ciamis bahkan tercatat 18 ribu pemudik 5 April kemarin. Jika hal ini terus terjadi, pemudik akan menjadi ODP.
Baca juga: Aturan Teknis Resmi Berlaku, Begini Cara Daerah Ajukan PSBB
Di sisi lain, Willy melihat peran TNI dalam upaya penanganan covid-19 juga belum optimal. Padahal TNI adalah entitas dengan kelengkapan infrastruktur dan sistem komando yang jelas. Dia pun meminta pemerintah melibatkan TNI secara penuh dalam gugus tugas penanganan covid-19. Apalagi TNI juga mempunyai operasi militer selain perang (OMSP).
Dalam konteks penanganan Covid-19, TNI bisa dioptimalkan di berbagai sektor. Berdasarkan pasal 7 ayat 2 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004, wujud dari OMSP seperti membantu tugas pemerintah daerah, membantu Polri dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan peran dan fungsi yang dimiliki, lanjut Willy, TNI bisa mengambil peran untuk mengatasi masalah distribusi alat pelindung diri (APD), yang hingga saat ini masih dievaluasi. Bahkan, TNI juga dapat merekomendasikan pabrik garmen dan tekstil untuk memproduksi segala kebutuhan APD bagi tenaga medis.(OL-11)

Ia menilai Kemendagri sebagai lembaga pembina pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pemda setempat yang memiliki perlintasan sebidang.
Politisi Fraksi PKS ini mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur fisik perkeretaapian di kawasan aglomerasi penting dilakukan.
DPR RI mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Selain aspek keuangan, Doli menekankan pentingnya pembaruan sistem kaderisasi partai agar lebih terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Partai politik telah memiliki aturan main sendiri yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
penilaian lembaga internasional JP Morgan yang menempatkan Indonesia pada posisi atas dalam ketahanan energi mencerminkan bahwa fondasi kebijakan yang dibangun pemerintah sudah tepat.
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh, meminta seluruh kadernya untuk memperkuat dan merapatkan barisan untuk menghadapi dinamika politik yang terus berubah.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, merespons usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik.
FRAKSI Partai NasDem DPR RI mengusulkan kenaikan angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam sistem pemilu mendatang.
Meski demikian, Kholid menegaskan bahwa setiap partai memiliki kedaulatan dalam mengatur mekanisme internalnya.
Menurut dia, figur-figur yang ingin menjadi calon presiden atau wakil presiden juga harus masuk terlebih dahulu sebagai kader partai politik.
KETUA Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah isu soal NasDem dan Gerindra akan melakukan penyatuan atau merger.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved