Podiums

  • Watergate

    28/11/2015 00:00

    KEINGINAN Richard Nixon untuk bisa terpilih kembali sebagai presiden Amerika Serikat pada pemilihan presiden 1972 membuat ia melakukan segala cara.

  • Yang Terempas

    27/11/2015 00:00

    INI beberapa cerita berbeda dari perjumpaan tak sengaja, tapi punya satu makna: ketakberdayaan.

  • Mengotori Nama Baik

    26/11/2015 00:00

    MANAKAH lebih mudah, mengotori yang bersih atau membersihkan yang kotor? Pertanyaan rada konyol, sebab di negeri kotor, dua urusan itu sama sulitnya. Lagi pula, tidak semua yang kotor perlu buru-buru dibersihkan.

  • Korupsi

    25/11/2015 00:00

    SEJAK ditunjuk memimpin Tiongkok pada 2013, langkah yang dilakukan Presiden Xi Jinping ialah memberantas korupsi. Sejak zaman kekaisaran, korupsi mengakar di Tiongkok, juga di tubuh Partai Komunis Tiongkok. Itulah yang membuat pertumbuhan ekonomi Tiongkok spektakuler, tetapi terancam middle income trap.

  • Jokowi Vs Jokowi

    24/11/2015 00:00

    SETELAH mencermati berkali-kali kegaduhan antaranggota kabinet, seorang pengajar, doktor hukum, menyatakan, "Lupakan Jokowi. Ternyata ia masih belum terlihat menjadi Jokowi yang bebas dari aneka kepentingan politik."

  • Kadin

    21/11/2015 00:00

    ADA hal menarik saat mendengarkan penjelasan Ketua Kehormatan Kamar Dagang dan Industri Sumatra Selatan, Ahmad Rizal.

  • Sudah Bisa Diduga

    20/11/2015 00:00

    DI salah satu grup Whatsapp kami, seorang kawan menulis singkat menanggapi dugaan laku 'makelar' Ketua DPR Setya Novanto. 'Sudah bisa diduga', tulisnya. Hanya itu. Untuk sesuatu yang 'sudah bisa diduga', mungkin ia anggap sudah serupa aksioma.

  • Catut

    19/11/2015 00:00

    CATUT kini perkara paling hot di negeri ini. Padahal, rasanya cukup lama tukang catut lenyap dari loket stasiun kereta api.

  • Pemburu Rente

    18/11/2015 00:00

    SALAH satu ciri perekonomian Indonesia ialah banyaknya pemburu rente. Ketidakpastian dalam urusan perizinan melahirkan banyak makelar. Mereka berupaya memuluskan segala urusan bisnis untuk mendapatkan rente. Banyak di antara pemburu rente hidup dalam kelimpahan materi.

  • Ketika Rapa'i Ditabuh Bersama

    17/11/2015 00:00

    KETIKA rapa'i pasee ditabuh bersama, itu mestinya jadi penanda kekompakan para pemimpin di Aceh kembali diteguhkan.

  • Si Mbak di Taiwan

    16/11/2015 00:00

    KINI ada peluang pembantu rumah tangga (PRT) asing yang bekerja di Taiwan, termasuk PRT asal Indonesia, mendapat perpanjangan izin kerja dari 12 menjadi 14 tahun.

  • Impor Beras

    14/11/2015 00:00

    PEMERINTAH akhirnya mengakui membuka keran impor beras dan beras impor sudah tiba di Indonesia.

  • Dua Pelita

    13/11/2015 00:00

    INILAH nilai lebih kita, yakni bangsa yang tak pernah lelah berharap. Selalu punya momen untuk bangkit di tengah kegelapan seperti apa pun.

  • Dewan Etik

    12/11/2015 00:00

    GEJALA apakah bila di dalam suatu sistem sosial kian diperlukan dewan etika/mahkamah kehormatan atas berbagai cabang kehidupan?

  • Prof Emil Salim

    11/11/2015 00:00

    TIDAK banyak ahli ekonomi 'Mafia Berkeley' yang masih ada. Tinggal beberapa, seperti Prof Soebroto, Prof JB Sumarlin, dan Prof Emil Salim. Pemikiran mereka tentang pembangunan tidak pernah berhenti. Kelompok itu ialah pemikir ekonomi pembangunan yang membawa Indonesia masuk ke perekonomian modern.

  • Tradisi Daulat

    10/11/2015 00:00

    DAULAT, mendaulat, dan pendaulatan bukanlah hal baru di negeri ini. Dalam sejarah, daulat disertai penculikan justru telah jadi tradisi.

  • Wali Kota Batu

    09/11/2015 00:00

    KEJUTAN perihal anggaran desa dilontarkan Eddy Rumpoko, Wali Kota Batu, Jawa Timur. Katanya, pemerintah kota itu bakal mengembalikan dana desa ke pusat.

  • Inflasi Deregulasi

    07/11/2015 00:00

    ADA dua hal menarik terjadi Kamis (5/11).

  • In Memoriam Alwy

    06/11/2015 00:00

    WARTA duka itu menyeruak di tengah malam, Senin silam. Penyair dan aktivis kebudayaan Cirebon, Ahmad Syubanuddin Alwy, wafat.

  • Dilarang Main Golf

    05/11/2015 00:00

    APAKAH bermain golf baik buat kesehatan kantong pejabat negara? Jangan berburuk sangka. Bukan di sini, di mata Partai Komunis Tiongkok, bermain golf tidak sehat bagi kekuasaan. Kenapa? Golf membuka pintu korupsi. Karena itu, mulai 21 Oktober lalu, Partai Komunis Tiongkok melarang 85 juta anggota mereka bermain golf.

Foto Terbaru

Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik

LOAD MORE