Kemenhaj Kota Tasikmalaya Ingatkan Jemaah tidak Bawa Peralatan Dapur dan Alat Rumah Tangga

Kristiadi
20/4/2026 17:48
Kemenhaj Kota Tasikmalaya Ingatkan Jemaah tidak Bawa Peralatan Dapur dan Alat Rumah Tangga
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya, Husna Mustopa, mengingatkan agar calon jemaah haji (calhaj) tidak membawa peralatan dapur dan rumah tangga saat berangkat menunaikan ibadah haji.(MI/KRISTIADI)

KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat masih terus mengingatkan kepada semua calon jemaah haji (Calhaj) agar tidak membawa peralatan dapur dan selalu mematuhi aturan yang diberlakukan Arab Saudi. Keberangkatan tersebut, menyiapkan 4 kelompok terbang (Kloter) bagi 1.348 calon jemaah haji bersama petugas.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya, Husna Mustopa, mengatakan, calon jemaah haji (Calhaj) Kota Tasikmalaya sudah siap berangkat karena semuanya dokumen penting termasuk visa, paspor sudah selesai. Namun, sebelum berangkat mengingatkan kepada Calhaj tidak membawa peralatan dapur, rumah tangga, tidak bawa jimat, tidak boleh bawa simbol politik dan sajam.

"Setiap tahun kami selalu mengingatkan kepada calon jemaah haji (Calhaj) sering kali menemukan berbagai barang dilarang seperti jimat, sajam, simbol politik. Akan tetapi, untuk rokok memang sekarang bisa sesuai kebutuhan tapi barang yang sangat dilarang biasanya disita hingga calhaj dipulangkan kembali ke asalnya," ujar Husna Mustopa, Senin (20/4/2026).

Menurut Husna, calon jemaah haji (Calhaj) sebelum diberangkatkan supaya mereka menyiapkan berbagai kebutuhan dengan membawa koper ukuran kecil, besar yang dapat masuk pada pesawat. Namun, untuk peralatan dapur dan rumah tangga jangan dibawa dalam koper seperti setrika listrik, magic com, termos air panas dan beras, karena di sana juga mereka diberikan 3 kali makan.

"Kemenhaj) Kota Tasikmalaya selama ini selalu mengingatkan kepada calon jemaah haji (Calhaj) supaya mereka tak membawa barang untuk menunaikan ibadah ke tanah suci. Karena, semua barang yang dibawa Calhaj nantinya dilakukan pemeriksaan di bandara dan kami memastikan pada ahun ini telah menyiapkan 4 kelompok terbang (Kloter) bagi 1.348 calon jemaah haji bersama petugas," katanya.

Menurutnya, keberangkatan pada tahun ini tercatat 1.323 calon jemaah haji (calhaj) didukung 25 orang petugas yang mana dari mereka akan mendampingi jemaah hingga petugas kesehatan juga terlibat. Namun, calon jemaah haji (Calhaj) untuk menjaga kesehatan selama ibadah menerima di suntik polio, meningitis, vaksin Covid-19, pemeriksaan pengecekan tekanan darah memastikan kondisi tubuh tetap fit.

"Jelang keberangkatan 1.348 calhaj dan petugas, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya selama ini telah disosialisasikan izin legal masuk memakai kartu tasreh. Keberangkatan calhaj telah menyiapkan 4 kloter hingga dijadwalkan berangkat pada 23 April 2026, kloter 20 pada 5 Mei 2026, kloter 28 dan 29 diberangkatkan 13 Mei 2026 dan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, beserta istri dijadwalkan berangkat 8 Mei 2026 melalui jalur haji khusus dan Sekda Asep Goparullah, berangkat pada 13 Mei 2026 tergabung kloter 28," pungkasnya. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya