Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIJAKAN bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) pada hari Jumat belum sepenuhnya diimplementasikan oleh seluruh pemerintah daerah di Jawa Tengah (Jateng). Pada Jumat (10/4), sejumlah daerah terpantau masih mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tetap berkantor atau Work From Office (WFO).
Berdasarkan pemantauan Media Indonesia, ribuan ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tetap menjalankan aktivitas perkantoran seperti biasa. Kegiatan di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan normal, meski pada pagi hari para pegawai tampak melakukan aktivitas olahraga bersama.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyatakan bahwa pihaknya belum memutuskan untuk memberlakukan WFH karena masih dalam tahap kajian mendalam dan pembahasan internal.
"Kami belum memutuskan melaksanakan WFH hari ini. Fokus kami saat ini adalah langkah konkret penghematan energi tanpa mengganggu pelayanan publik. WFH bukan satu-satunya solusi; kami lebih menekankan pada pengurangan konsumsi BBM di lingkungan kerja," ujar Agustina, Jumat (10/4).
Selain alasan penghematan energi, Pemkot Semarang tetap memberlakukan WFO karena adanya agenda krusial, yakni penandatanganan pakta integritas yang melibatkan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Negeri Semarang, serta Polrestabes Semarang.
Senada dengan Semarang, Pemerintah Kota Salatiga juga memilih untuk tetap memberikan pelayanan secara langsung. Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menegaskan komitmennya agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal.
Sebagai alternatif penghematan energi, Pemkot Salatiga menginisiasi gerakan khusus bagi para pegawainya. "Kami mendorong 'Jumat Tanpa Kendaraan Bermotor'. Pegawai yang rumahnya dekat diminta jalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi umum sebagai upaya penghematan energi," tutur Robby.
Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Pati. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengungkapkan bahwa WFH belum dapat diterapkan karena prioritas utama saat ini adalah pelayanan publik dan konsolidasi internal secara langsung.
"Jarak tempuh kantor bagi ASN dan PPPK di Pati relatif dekat. Saat ini kami juga berada dalam masa transisi yang membutuhkan koordinasi tatap muka guna menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat secara efektif," jelas Risma.
Di sisi lain, Risma menyoroti tantangan fiskal akibat penurunan nilai transfer anggaran dari pemerintah pusat. Hal ini menuntut kreativitas OPD untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengingat PAD saat ini hanya mampu menopang sekitar 20 persen dari APBD Kabupaten Pati.
"Semua OPD sudah saya instruksikan untuk berkreasi meningkatkan PAD di luar sektor pajak. Salah satu potensi yang sedang kami lirik adalah optimalisasi pengelolaan sampah," pungkasnya. (H-3)
PEMERINTAH Kota Bandung akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Dalam pelaksanaan WFH kali ini, pegawai Pemko Padang yang mendapat penugasan WFH tetap diwajibkan mengikuti wirid mingguan yang dilaksanakan daring.
Menurutnya, kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi budaya kerja, efisiensi anggaran, serta percepatan digitalisasi pemerintahan.
KEBIJAKAN pemerintah soal bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai tidak bisa dipukul rata untuk diterapkan secara nasional.
Sekda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menyampaikan, WFH ebih efektif di WFH di hari Rabu sehingga car free day untuk seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap di Jumat.
PENERAPAN kerja dari rumah atau work from home bagi aparatur sipil negara (WFH ASN) dipastikan tidak mengendurkan pengawasan dan dipantau secara digital
Kebijakan ini juga menekankan efisiensi sumber daya meliputi listrik (lampu dan AC) kantor, komputer, penghematan air serta BBM.
KEBIJAKAN bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) untuk para aparatur sipil negara bisa saja efektif dilaksanakan.
KAI Commuter memantau adanya tren penurunan volume pengguna KRL Jabodetabek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved