Pemkot Bandung Perketat Pengawasan WFH, Sanksi Tegas Menanti ASN

Naviandri
17/4/2026 17:35
Pemkot Bandung Perketat Pengawasan WFH, Sanksi Tegas Menanti ASN
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Dok Diskominfo Kota Bandung)

PEMERINTAH Kota Bandung akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Hal itu menyusul ditemukannya pelanggaran pada evaluasi sebelumnya.

"Pada WFH minggu lalu, kami menemukan tiga ASN yang tidak menjalankan tugas WFH sebagaimana mestinya, bahkan diketahui berada di luar kota. Saat ini masih diberikan peringatan tertulis, namun demikian ke depan sanksi yang diberikan tidak akan berhenti pada teguran administratif. Dan kalau pelanggaran terulang, sanksinya bisa lebih serius. Tidak hanya teguran, tetapi bisa masuk ke sanksi yang lebih berat,” tegas Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Jumat (17/4).

Farhan menyebut, ntuk memastikan kedisiplinan Pemkot Bandung akan melakukan pengawasan secara real-time melalui sistem digital. Selain itu, pengecekan langsung juga akan dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

"Kebijakan WFH bukan berarti mengurangi produktivitas, melainkan bagian dari strategi efisiensi dan fleksibilitas kerja. WFH tetap harus terukur. Kita kontrol melalui perangkat digital untuk memastikan ASN tetap bekerja sesuai tugasnya,” terangnya.

Sementara itu pada WFH hari ini, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar kegiatan gowes bersama sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat terkait penerapan WFH serta gerakan bersepeda ke kantor.

Kegiatan dimulai dari Pendopo Wali Kota Bandung dan berakhir di Balai Kota Bandung. Rute yang dilalui meliputi Dalem Kaum, Lengkong Kecil, Karapitan, Asia Afrika, Soekarno, Naripan. Braga, Suniaraja, Perintis Kemerdekaan hingga Wastukancana.

"Kegiatan ini menjadi simbol perubahan budaya kerja di lingkungan pemerintah kota, khususnya dalam mendorong efisiensi operasional dan pola hidup sehat.
Tidak ada yang menggunakan kendaraan dinas hari ini. Kita berangkat ke kantor menggunakan sepeda. Ini bagian dari efisiensi sekaligus contoh gaya hidup sehat,” tuturnya.

Farhan menambahkan, kegiatan bersepeda ke kantor akan diupayakan menjadi rutinitas setiap hari Jumat, khususnya bagi para pimpinan perangkat daerah. Selain itu, aktivitas perkantoran pada hari tersebut lebih difokuskan pada rapat daring. Ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi Forkopimda sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas pemerintahan. (AN/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner