TPT Irigasi Ambruk, Lahan Pertanian di Sukabumi Terancam tak Teraliri Air

Benny Bastiandy
29/4/2026 18:29
TPT Irigasi Ambruk, Lahan Pertanian di Sukabumi Terancam tak Teraliri Air
Petugas BPBD Kota Sukabumi memonitoring penanganan ambruknya TPT di saluran irigasi di Jalan Pelabuhan II, Kampung Kadulawang, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu.(MI/BENNY BASTIANDY)

ALIRAN irigasi di Jalan Pelabuhan II, Kampung Kadulawang, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jawa Barat, terancam tak bisa mengairi lahan persawahan. Pasalnya, material tembok penahan tebing (TPT) yang ambrol menutup saluran air.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabarudin, mengatakan kerusakan TPT menjadi atensi. Sebab, posisinya cukup krusial terhadap kelancaran pasokan air ke lahan pertanian.

"Di lokasi, TPT mengalami kerusakan. Bangunannya ambruk sehingga materialnya menutup saluran irigasi," ungkapnya, Rabu (29/4).

Petugas BPBD bergerak cepat mengevakuasi materialnya. TPT yang ambruk sudah dipasangi penahan.

"Sudah kami pasangi karung berisi sirtu untuk menahan agar TPT tidak longsor," tuturnya.

Di lokasi, petugas juga mengedukasi masyarakat agar tak membudayakan membuang sampah ke aliran-aliran sungai. Hasil monitoring lapangan, meluapnya air dari drainase yang mengakibatkan banjir limpasan lebih banyak dipicu sumbatan sampah.

"Ini yang harus dijaga. Masyarakat jangan sampai membuang sampah ke sungai atau aliran air. Ini jadi pemicu sering terjadinya baniir limpasan di Kota Sukabumi," tutur Yoseph.

Dalam kurun tiga bulan selama periode Januari-Maret, terjadi 118 kali bencana di Kota Sukabumi. Bencana didominasi cuaca ekstrem sebanyak 99. Sisanya, kebakaran permukiman 10 kali, tanah longsor 6 kali, dan gempa bumi 3 kali.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner