Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIJAKAN efisiensi anggaran dan perkembangan geopolitik global dikhawatirkan akan semakin menekan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan. Target pertumbuhan ekonomi Kalsel 8,1 persen dinilai kurang realistis.
Hal ini dikemukakan Asisten II Bidang Perekonomian Pemprov Kalsel, Ariadi Noor di sela-sela kegiatan Rakernis Forum Perangkat Daerah 2026 se Kalsel di Banjarbaru, Senin (30/3). "Melihat kondisi saat ini dimana adanya kebijakan efisiensi anggaran juga perkembangan geopolitik perang timur tengah, akan menekan ekonomi daerah. Target pertumbuhan ekonomi Kalsel sebesar 8,1 persen menjadi kurang realistis," ungkapnya.
Dengan target pertumbuhan ekonomi yang ambisius tarsebut menurut Ariadi, Pemprov Kalsel harus bekerja keras mendorong masuknya investasi ke daerah sebagai pilar utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi. "Di sela-sela fiskal kita semakin tertekan saat ini maka perlu upaya dan strategi mendatangkan investasi yang inklusif. Yaitu investasi yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, bisa menekan angka kemiskinan dan bisa menekan pengangguran," kata Ariadi.
Selanjutnya Pemda khususnya Dinas Penanaman Modal di kabupaten/kota harus menyiapkan investment project untuk disajikan kepada calon investor. I-Pro menyajikan sektor-sektor potensial untuk ditawarkan ke investor dengan data akurat dan berkualitas. Pertumbuhan ekonomi Kalsel tertahan di 5,2 persen, jauh dibawah target 8,1 persen.
Ariadi memaparkan porsi APBN yang turun ke Kalsel terus menurun dari Rp11,88 triliun pada 2023 menjadi Rp2,35 triliun pada 2026. Sementara APBD Kalsel, juga menurun dari Rp11,8 triliun pada 2024 menjadi Rp9,9 triliun pada 2026. "Idealnya ekonomi Kalsel saat ini 5,7 persen sampai 6 persen sehingga 2029 target dapat 8,1 persen dapat tercapai. Nah apalagi sekarang ada konflik timur tengah, meski tidak berdampak langsung namun kenaikan BBM akan memicu kenaikan berbagai komoditas, jasa yang memicu inflasi dan menurunnya daya beli masyarakat," katanya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kalsel, Endri mengatakan berdasarkan hasil kajian Bank Indonesia, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8,1 persen dibutuhkan investasi sebesar 257 triliun. "Ini tantangan berat bagi Kalsel tetapi kita akan mencoba menarik investasi melalui berbagai strategi, termasuk invesment project tiap kabupaten/kota," tuturnya.
Investasi di Kalsel tercatat terus tumbuh dari Rp15 triliun pada 2022 naik signifikan menjadi Rp32 triliun pada 2025. Pemprov Kalsel menargetkan peningkatan investasi menjadi Rp37 triliun pada 2026. (H-2)
Menkeu Purbaya tegaskan ekonomi Indonesia masuk “survival mode”. Tak ada ruang kesalahan, pajak dan program akan diawasi ketat demi cegah krisis.
PEREKONOMIAN Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2025 tumbuh 5,14% (year-on-year), melampaui rata-rata nasional sebesar 5,1%.
Pemerintah optimistis target investasi Rp2.041 triliun di 2026 tercapai. Realisasi awal tahun sudah Rp498,8 triliun, didorong minat kuat investor global.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75% dan memperkuat intervensi pasar demi menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global dan tekanan ekonomi dunia.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah saat ini menjalankan strategi ekonomi dalam “mode bertahan (survival mode) di tengah ketidakpastian global.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa proyeksikan ekonomi RI tumbuh hingga 6% di 2026 saat IMF-World Bank Meeting. Simak strategi hadapi guncangan global.
Selain padi, Kalsel mencatat produksi cabai besar mencapai 11 ribu ton dan cabai rawit 14 ribu ton, yang efektif meredam gejolak harga komoditas.
BMKG melaporkan gempa dangkal beruntun guncang Balangan dan Tabalong, Kalsel. Simak analisis pemicu sesar lokal dan imbauan keselamatan terbaru di sini.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, melalui penggunaan transaksi nontunai seperti QRIS.
POPULASI ikan sapu-sapu (hypostomus plecostomus), juga memenuhi sungai-sungai di sejumlah wilayah perkotaan Provinsi Kalimantan Selatan.
Penangkapan ini mempertegas bahwa Kalimantan Selatan masih menjadi jalur transit utama bagi jaringan internasional tersebut.
Tingginya intensitas bencana alam dan keterbatasan fiskal berpengaruh pada kinerja pembangunan di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved