Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan melakukan penindakan terhadap aktivitas tambang ilegal di Dusun Nadi dan Sarang Ikan, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung. Sabtu (9/11).
Kasatgas Halilintar, Mayjen Febrel mengatakan terungkapnya aktivitas tambang ilegal di dua lokasi di Kabupaten Bangka tengah ini berkat informasi dari masyarakat.
"Penindakan dua tambang ilegal di kawasan hutan ini berkat informasi masyarakat," kata Febrel.
Ia menyebutkan aktivitas dua tambang ilegal ini telah merusak kawasan hutan produksi dan hutan lindung 315, 48 hektar.
"Disarang ikan luas kawasan hutan yang rusak 52,63 hektar, sedangkan di Dusun Nadi 262 hektar,"imbuhnya.
Untuk itu petugas mengamankan sejumlah alat berat, termasuk 12 ekskavator dan 2 dozer. Selain itu, turut diamankan 9 operator dan 1 terduga pemilik alat berat.
"Untuk pemilik masih dalam penyelidikan, yang kita amakan baru 9 operator dan 1 terduga pemilik alat beratnya,"ujar dia.
Diutarakanya potensi kerugian negara, baik dari aspek penambangan maupun kerusakan lingkungan di dalam kawasan hutan, diperkirakan mencapai Rp12,9 triliun.
"Namun, untuk kepastian berapa besar kerugian negara ini, akan diasesmen lebih lanjut," ungkalnya.
Ia menambahkan dari informasi diketahui timah yang di hasilkan dari satu tambang ilegal bisa 1 hingga 2 ton setiap hari." Dari dua tambang ilegal ini, setiap tambangnya hasilkan 1-2 ton pasir timah setiap harinya,"ucapnya.
Untuk Tindak lanjut penambangan ilegal di kawasan hutan ini diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung.
Sementara, Kolonel Amrul Huda, Kasatgas PKH Korwil Bangka Belitung, menambahkan bahwa proses penertiban penambangan ilegal di Bangka Belitung akan terus berlanjut.
"Satgas PKH tetap melakukan penindakan, dengan fokus utama pada penambangan ilegal di kawasan hutan, baik itu hutan produksi maupun hutan lindung," tegasnya. (RF/M-3)
TIDAK hanya merusak bantaran sungai dan hutan lindung, maraknya aktivitas penambangan emas ilegal atau Penambangan Emas tanpa Izin (PETI) juga mengancam destinasi wisata di Jambi.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI, Bias Layar, meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan korupsi penambangan batu bara tanpa izin yang dioperasikan oleh PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT).
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) tengah mengusut kasus dugaan korupsi pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT). Aset milik Pendiri PT AKT Samin Tan (ST) bakal disita.
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) mengumumkan adanya penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
PENGAMAT intelijen Sri Rajasa, mengatakan penyidik harus transparan mengungkap siapa saja pihak negara yang diduga terlibat dalam kasus pelanggaran pertambangan yang melibatkan Samin Tan.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
Anggota Komisi XI DPR Amin Ak peringatkan potensi kebocoran ekspor batu bara US$20 miliar akibat mis-invoicing yang rugikan APBN hingga Rp85 triliun.
Bareskrim Polri menangkap 330 tersangka penyalahgunaan BBM dan Elpiji subsidi dalam 13 hari. Kerugian negara mencapai Rp243,6 miliar.
berdasarkan putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merupakan satu-satunya lembaga yang memiliki mandat konstitusional untuk menghitung kerugian negara.
Sebanyak tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dijadwalkan menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
BPKP mengungkap kerugian keuangan negara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook mencapai Rp2,1 triliun.
Dana hasil penegakan hukum tersebut, lanjut Lukita, dikembalikan untuk mendukung pemulihan ekosistem hutan yang rusak akibat kebakaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved