Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BELASAN titik panas atau hotspot, yang diduga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi satelit berada di Provinsi Bangka Belitung (Babel).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung. Mikron Antariksa mengatakan informasi dari BMKG ada 12 titik panas.
Ke-12 titik panas itu, tersebar di Bangka Barat dan Belitung Timur 4 titik, Bangka Selatan dan Bangka Tengah 1 titik dan Bangka 2 titik.
Baca juga : Titik Panas Karhutla Sumatra Tembus 446 Titik, Paling Banyak Sumsel
"Bangka Barat di Jebus, Tempilang, Mentok dan Simpang Teritip. Belitung Timur di Kelapa Kampit. Bangka di Belinyu sedangkan Bangka Selatan Simpang Rimba. Kalau Bangka Tengah di koba "kata Mikron. Minggu (28/7).
Untuk tingkat akurasi ke 12 titik panas tersebut menurut Mikron di angka delapan. Artinya kuat dugaan itu adalah karhutla.
"Memang mengarah ke karhutla, namun harus di pastikan ke lokasi sembari tindakan pemadaman,"ujarnya.
Pihaknya menghimbau warga untuk waspada dan tidak membuang puntung rokok ada bara api sembarangan, selain tu tidak bakar lahan untuk berkebun.
"Angin kencang dan panas ini, rawan sekali terjadi karhutla, makanya kami selalu himbau warga cegah karhutla "ucap Mikron. (RF/Z-7)
Dari penanganan kebakaran lahan selama hampir empat bulan ini luas lahan terbakar di Kota Pekanbaru mencapai 32,9 hektare.
Kebakaran lahan di Desa Pandurungan, Tapanuli Tengah, dipicu pembakaran sampah. Api sempat mendekati rumah warga sebelum dipadamkan tim gabungan TNI dan Damkar.
LUAS kebakaran lahan di Kota Pekanbaru dari 1 Januari hingga 29 Januari 2026 nyaris mencapai sembilan hektare (ha), tepatnya mencapai 8,51 ha.
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Berdasarkan evaluasi nasional, luas karhutla sepanjang 2025 tercatat sekitar 359 ribu hektare atau 0,19 persen dari total daratan Indonesia.
YAYASAN Madani Berkelanjutan mencatat bahwa hingga Agustus 2025 terdapat sekitar 218 ribu hektare area indikatif lahan gambut terbakar.
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Wilayah rawan karhutla di Bangka antara lain Belinyu, Bakem, Puding dan Lintas Timur Bangka.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
TIM gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (26/4) siang berhasil memadamkan terjadinya karhutla.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved