Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru memastikan situasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Pekanbaru cenderung terkendali. Kondisi hujan yang mengguyur kota dalam dua pekan ini membantu mengatasi ancaman kebakaran lahan.
"Untuk saat ini tidak ada kebakaran lahan, sebab hujan masih rutin mengguyur kota," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru Iwa Gemino, Jumat (17/4).
Dijelaskannya, kebakaran lahan terakhir terjadi hampir dua pekan silam. Adapun tim sempat melakukan pemadaman terhadap lahan terbakar pada 4 April 2026 lalu.
Ia mengungkapkan, tim tanggap memadamkan lahan terbakar di Jalan Pramuka. Tim di lapangan berjibaku memadamkan lahan yang terbakar seluas satu hektare.
"Itulah pemadaman lahan terbakar yang terakhir kita lakukan, setelah itu memang tidak ada lahan yang terbakar karena kondisi hujan dan mendung seperti ini," ujarnya.
Ia menyadari bahwa lahan yang terbakar di Kota Pekanbaru semakin meluas sejak Januari 2026. Dari penanganan kebakaran lahan selama hampir empat bulan ini luas lahan terbakar di Kota Pekanbaru mencapai 32,9 hektare.
BPBD Pekanbaru juga sudah menangani pemadaman lahan terbakar sejak Januari hingga awal April 2026. Sejauh ini, sudah teratasi sekitar 58 kejadian kebakaran lahan.
"Kami mengimbau warga, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, supaya kebakaran lahan tidak lagi meluas," pungkasnya. (H-2)
Kebakaran lahan di Desa Pandurungan, Tapanuli Tengah, dipicu pembakaran sampah. Api sempat mendekati rumah warga sebelum dipadamkan tim gabungan TNI dan Damkar.
LUAS kebakaran lahan di Kota Pekanbaru dari 1 Januari hingga 29 Januari 2026 nyaris mencapai sembilan hektare (ha), tepatnya mencapai 8,51 ha.
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Berdasarkan evaluasi nasional, luas karhutla sepanjang 2025 tercatat sekitar 359 ribu hektare atau 0,19 persen dari total daratan Indonesia.
YAYASAN Madani Berkelanjutan mencatat bahwa hingga Agustus 2025 terdapat sekitar 218 ribu hektare area indikatif lahan gambut terbakar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved