Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA hidrometeorologi menerjang wilayah utara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (9/3) petang. Setidaknya terdapat ratusan rumah yang rusak akibat terjadi puting beliung, banjir, dan tanah longsor tersebar di Kecamatan Parungkuda dan Nagrak.
Koordinator Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Nanang Sudrajat, menjelaskan hasil pendataan, di Kecamatan Parungkuda terjadi bencana puting beliung, banjir, dan tanah longsor. Terdapat 59 kepala keluarga atau 230 jiwa yang terdampak bencana tersebut.
Rinciannya, di Desa Pondoklandeuh terdapat 17 rumah, di Desa Palasarihilir terdapat 20 unit rumah, dan di Desa Bojongkokosan sebanyak 8 unit yang terendam banjir. Sedangkan di Desa Sundawenang terdapat 10 rumah yang rusak akibat angin puting beliung.
"Terdapat juga 1 rumah rusak akibat tanah longsor di Desa Pondokkaso Landeuh dan 3 unit di Desa Bojongkokosan dan Desa Langensari," terang Nanang, Kamis (10/3).
Dari jumlah warga terdampak, sebanyak 3 kepala keluarga atau 10 jiwa mengungsi sementara ke tempat lebih aman.
Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Nagrak. Terjadi puting beliung yang menyebabkan 90 unit rumah warga di Kampung Sinagarkolot Desa Nagrak Utara yang rusak.
"Sebanyak 15 unit rumah kondisinya rusak berat, 67 unit rumah rusak sedang, dan 8 unit rumah rusak ringan," tutur Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miki.
BPBD bersama pemerintah desa setempat telah membentuk posko manajemen logistik untuk menyalurkan bantuan sembako, perlengkapan tidur, dan kebutuhan lainnya. Saat ini rumah warga yang tingkat kerusakannya dikategorikan ringan mulai diperbaiki. "Masyarakat bergotong-royong memperbaikinya," pungkasnya. (OL-15)
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Hasil asesmen di lapangan, panjang rekahan tanah sekitar 8 meter dengan kedalaman 50 sentimeter.
Di Kampung Cibolang RT 03/06 Desa/Kecamatan Curugkembar, dampak cuaca ekstrem mengakibatkan sebuah jembatan tergerus longsor.
Berdasarkan hasil monitoring di Pasar Pelita dan Tipar Gede, harga komoditas yang cenderung masih stabil antara lain beras.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Sukabumi meminta bantuan Pemprov Jabar memperbaiki ruas Jalan Merbabu di Kecamatan Gunungpuyuh.
Penerapan WFH merupakan bagian dari efisiensi. Terutama upaya menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM).
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur mencatat selama periode 2022 hingga 2025, sekitar 92-97% kejadian bencana di Jawa Timur merupakan bencana hidrometeorologi.
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 7 wilayah Jawa Tengah dan ancaman banjir rob setinggi 1 meter di pesisir Pantura pada Sabtu, 25 April 2026.
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 22 daerah Jawa Tengah hari ini. Waspada hujan lebat, angin kencang, serta banjir rob di pesisir utara (Pantura).
MASYARAKAT di Kabupaten Bekasi diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, meski wilayah itu diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada April hingga Juni 2026.
BENCANA hidrometeorologi masih menjadi ancaman Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved