Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERMINTAAN kebutuhan bahan pokok di Kota Sukabumi, Jawa Barat, cenderung menurun pasca-Idulfitri 1447 Hijriah. Dampaknya, harga sejumlah komoditas terpantau relatif stabil, bahkan cenderung turun.
Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, M Rifki, menuturkan harga berbagai komoditas kebutuhan masyarakat saat ini cenderung stabil. Beberapa di antaranya terpantau turun.
"Komoditas yang harganya turun antara lain daging ayam broiler. Semula Rp40 ribu, sekarang turun jadi Rp38 ribu per kg. Komoditas lain yang turun yakni telur ayam dari Rp30 ribu menjadi Rp29 ribu per kg," kata Rifki, Selasa (7/4).
Rifki menyebut, cenderung stabilnya harga saat ini salah satunya dipengaruhi tingkat permintaan yang relatif turun. Namun, lanjutnya, harga komoditas bahan pokok bersifat fluktuatif dan dinamis.
"Harga itu dipengaruhi supply and demand. Jadi, tergantung pasokan dan permintaan. Sehingga, harga bisa berubah dengan cepat," ucapnya.
Berdasarkan hasil monitoring di Pasar Pelita dan Tipar Gede, harga komoditas yang cenderung masih stabil antara lain beras. Jenis Ciherang Cianjur I masih di kisaran Rp15.200 per kg, beras Ciherang Cianjur ll kisaran Rp14.800 per kg, beras Ciherang Sukabumi Rp15.200 per kg, beras premium kelas I Rp15.200 per kg, dan beras premium II Rp14.800 per kg. Sedangkan beras jenis medium I rata-rata di kisaran Rp14.400 per kg dan medium lokal terendah kisaran Rp13.500 per kg.
Sementara itu, harga cabai merah besar TW kisaran Rp40 ribu per kg, cabai hijau besar Rp30 ribu per kg, cabai merah lokal Rp 40 ribu per kg, cabai keriting merah Rp30 ribu per kg, cabai keriting hijau Rp25 ribu per kg, cabai rawit hijau japlak Rp50 ribu per kg, cabai rawit hijau gunung Rp40 ribu per kg, dan cabai rawit merah Rp80 ribu per kg.
Rifki memastikan, sejauh ini stok berbagai komoditas kebutuhan masyarakat relatif masih cukup aman. Ketersediaannya dipandang masih bisa mencukupi kebutuhan masyarakat.
"Insya Allah, untuk stok cukup aman walaupun untuk memenuhinya kita masih mengandalkan pasokan dari luar daerah," pungkasnya. (H-2)
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai dampak fenomena super El Nino terhadap sektor di luar pertanian relatif terbatas.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE) Eliza Mardian mengingatkan bahwa fenomena super El Nino menjadi risiko serius bagi sistem pangan nasional.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pemerintah terus mengantisipasi dampak fluktuasi harga bahan baku plastik terhadap harga pangan pokok, khususnya beras dan gula.
Ketegangan geopolitik global yang dipicu konflik di Timur Tengah terus mempertebal kekhawatiran dunia terhadap stabilitas pangan.
Program stabilisasi harga beras tetap berjalan tanpa kenaikan harga, meskipun terjadi tekanan biaya akibat isu kelangkaan bahan baku plastik untuk kemasan.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Memasuki pekan kedua Ramadan 1447 H, harga telur, cabai, dan bawang di Kota Sukabumi mulai turun. Simak daftar harga pangan terbaru dan stok bapokting di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved