Tebing Longsor Akibatkan Rumah Rusak Berat, 5 Kecamatan di Sukabumi Terdampak Cuaca Ekstrem

Benny Bastiandy
12/4/2026 15:15
Tebing Longsor Akibatkan Rumah Rusak Berat, 5 Kecamatan di Sukabumi Terdampak Cuaca Ekstrem
TERDAMPAK: Satu bangunan rumah warga di Kampung Griya Sukamaju RT 01/02 Desa Sukamaju Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi rusak berat akibat tertimpa material tebing yang longsor.(MI/Benny Bastiandy)

TEBING setinggi 7 meter di Kampung Griya Sukamaju RT 01/02 Desa Sukamaju Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami longsor. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu bangunan rumah rusak berat dan seorang warga terluka.

Berdasarkan informasi, longsor pada tebing tersebut dipicu hujan deras berdurasi cukup lama pada Sabtu (11/4). Kontur tanah yang labil kemudian mengalami pergeseran hingga akhirnya longsor.

Nahas, di bawah tebing terdapat bangunan rumah warga. Material tanah yang longsor dari tebing menerjang rumah warga hingga kondisinya rusak berat.

"Satu orang penghuninya mengalami luka pada bagian kaki karena tertimpa material," kata Daeng, Minggu (12/4). 

BPBD dibantu pemerintah desa dan warga setempat turut membantu mengevakuasi material tanah longsor. Sementara penghuni rumah diungsikan ke tempat lebih aman. 

"Kondisi rumahnya rusak berat. Jadi, penghuninya mengungsi sementara waktu

Beruntun

Pada hari yang sama, di Kabupaten Sukabumi terjadi sejumlah bencana hidrometeorologi dampak curah hujan tinggi. Bencana tersebar di berbagai wilayah kecamatan. 

Di Kampung Cibolang RT 03/06 Desa/Kecamatan Curugkembar, dampak cuaca ekstrem mengakibatkan sebuah jembatan tergerus longsor. Akibatnya, aktivitas masyarakat setempat menjadi terhambat. BPBD tengah mengupayakan penanganan darurat berupa pembangunan jembatan sementara. 

Bencana hidrometeorologi juga terjadi di Kecamatan Kalibunder. Meningkatnya debit air saat curah hujan tinggi mengakibatkan banjir di Kampung Sukasari Desa Kalibunder. 

Sejumlah rumah dilaporkan terendam air setinggi hampir 1 meter. Tidak ada korban luka maupun jiwa pada peristiwa itu. Warga yang rumahnya terendam dievakuasi ke tempat lebih aman.

Tanah longsor juga terjadi di Kampung Caringin Hilir RT 03/01 Desa Caringinkulon Kecamatan Caringin. Warga setempat bersama unsur pemerintah desa bergotong royong mengevakuasi material tanah longsor.

Masih di Kecamatan Caringin, di Kampung Kongsi Wetan RT 03/04 Desa Caringinwetan, sebuah rumah warga ambruk usai diguyur hujan. Penghuninya yang berjumlah dua kepala keluarga atau sebanyak 15 jiwa sudah diungsikan ke tempat lebih aman.

Sementara di Kecamatan Sukabumi, tanah longsor disertai pohon tumbang mengakibatkan ruas jalan penghubung Desa Karawang dengan Desa Perbawati tak bisa dilintasi. Lokasi terdampak berada di Kampung Karawang Girang RW 04 Desa Karawang. 

"Upaya penanganan sementara sudah dilakukan di berbagai lokasi terdampak bencana melibatkan berbagai elemen, termasuk masyarakat," tutur Daeng.

Di tengah kondisi cuaca yang cukup ekstrem, BPBD terus mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Kondisi saat ini bisa jadi merupakan awal terjadinya transisi dari musim hujan ke kemarau.

"Karakteristik cuaca menghadapi peralihan musim kadang memang cukup ekstrem. Jadi, tetap waspada dan siap siaga," pungkas Daeng. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya