Akses ke Kawasan Situs Megalitikum Gunung Padang Tertimbun Tanah Longsor

Benny Bastiandy
23/4/2026 17:18
Akses ke Kawasan Situs Megalitikum Gunung Padang Tertimbun Tanah Longsor
TERTIMBUN TANAH LONGSOR: Alat berat dikerahkan mengevakuasi material tanah longsor yang menimbun akses jalan ke situs megalitikum Gunung Padang di Kampung Puncak Salak Desa Cibokor Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur.(MI/Benny Bastiandi)

AKSES ke kawasan situs megalitikum Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tertimbun material tanah longsor. Akibatnya, ruas jalan tersebut lumpuh total akibat tak bisa dilintasi kendaraan. Berdasarkan informasi, longsor terjadi pada Rabu (22/4) sekitar pukul 23.00 WIB saat hujan berintensitas tinggi. Titik bencana berada di Kampung Puncak Salak Desa Cibokor Kecamatan Cibeber.

"Material tanah longsor menimbun badan jalan sepanjang lebih kurang 50 meter," kata Camat Cibeber, Ardian Athoillah, Kamis (23/4).

Selain menimbun badan jalan, material tanah longsor juga berdampak terhadap dua bangunan rumah warga setempat. Terdapat dua kepala keluarga terdiri dari lima jiwa yang harus diungsikan.

"Sementara ini mereka mengungsi ke tempat lebih aman. Alhamdulillah, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka," tuturnya.

Ardian menuturkan, tingginya intensitas curah hujan juga mengakibatkan tanah longsor yang menutup ruas jalan Cipadang-Lampegan di Kilometer 3. Ruas jalan belum bisa dilintasi kendaraan roda empat.

"Baru kendaraan roda dua yang bisa melintas. Itupun harus dibatasi. Sementara titik longsor lainnya menutup ruas jalan kabupaten di wilayah Kampung Cikasur dan Nyampai, masih di Desa Cibokor," ungkap Ardian.

Banjir Selain bencana longsor, hujan deras juga menyebabkan banjir di beberapa titik di Kecamatan Cibeber. Lokasi terdampak banjir berada di Desa Cikondang, Desa Cihaur, Desa Cibaregbeg, dan Desa Peuteuycondong.

"Jadi, ada beberapa kejadian bencana tanah longsor dan banjir di Kecamatan Cibeber," ungkap Ardian.

Hingga Kamis (23/4), proses penanganan bencana dan pembersihan material longsor masih terus berlangsung di sejumlah titik terdampak. Penanganan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Polsek, Koramil, BPBD Kabupaten Cianjur, Dinas PUPR, serta masyarakat setempat.

"Kami bergerak cepat menanganinya di lokasi terdampak. Upaya penanganan dibantu alat berat untuk membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalan yang tertutup," tegasnya.

Ardian mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat hujan deras dipredikasi masih terjadi. Warga juga diharapkan menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan saluran air, serta tidak membuang sampah sembarangan.

"Kami juga menggiatkan penghijauan di area rawan longsor dengan melakukan penanaman pepohonan keras," pungkasnya. (BB/E-4) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner