Waspada Cuaca Ekstrem di 22 Daerah Jawa Tengah, Rob Mengancam Pantura

Akhmad Safuan
23/4/2026 08:30
Waspada Cuaca Ekstrem di 22 Daerah Jawa Tengah, Rob Mengancam Pantura
Cuaca di seputar Gunung Slamet diselimuti kabut tipis Kamis (23/4) pagi setelah mengalami lonjakan kegempaan hingga 10 kali lipat dibandingkan sebelumnya.(MI/Akhmad Safuan)

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang masih membayangi 22 wilayah di Jawa Tengah pada Kamis (23/4). Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi serta fenomena banjir rob di pesisir utara.

Berdasarkan data prakiraan cuaca, kondisi pada pagi hari umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun, memasuki siang hingga awal malam, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi akan mengguyur secara merata di wilayah Jawa Tengah. Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi terjadi di puluhan titik strategis.

Ancaman Rob dan Gelombang Tinggi di Pantura

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Herbuana Yoga W, mengungkapkan bahwa air laut pasang atau rob masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah. Ketinggian maksimum rob diprediksi mencapai 1 meter yang terjadi pada rentang waktu pukul 12.00 hingga 17.00 WIB.

"Waspadai banjir di sejumlah daerah di Pantura sebagai akibat air laut pasang di perairan utara Jawa Tengah tersebut," tegas Herbuana Yoga, Kamis (23/4).

Selain rob, gelombang tinggi juga dilaporkan meningkat di perairan Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Karimunjawa, Jepara, hingga Pati-Rembang. Ketinggian gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter dengan kecepatan angin di atas 15 knot, yang dapat berisiko bagi aktivitas pelayaran kecil.

Daftar 22 Daerah Berpotensi Cuaca Ekstrem

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Farita Rachmawati, merinci daerah-daerah yang masuk dalam zona waspada cuaca ekstrem meliputi kawasan pegunungan, dataran tinggi, Pantura, Solo Raya, serta Jawa Tengah bagian tengah dan selatan.

Wilayah Waspada:

Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sragen, Grobogan, Blora, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Magelang, Salatiga, dan Ambarawa.

Farita mengimbau warga di wilayah tersebut untuk mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung. "Kami meminta warga untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana," ujarnya.

Untuk wilayah lainnya di Jawa Tengah, peluang hujan ringan hingga sedang masih tetap ada. Secara umum, angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 5-30 kilometer per jam. Suhu udara diprakirakan berkisar antara 18-34 derajat celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 55%-95%. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya