Waspada Cuaca Ekstrem di 21 Daerah Jateng dan Ancaman Rob Pantura

Akhmad Safuan
21/4/2026 07:25
Waspada Cuaca Ekstrem di 21 Daerah Jateng dan Ancaman Rob Pantura
Banjir akibat air laut pasang (rob) di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak berbulan-bulan tidak kunjung surut merendam kembali naik.(MI/Akhmad Safuan)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang mengancam 21 wilayah di Jawa Tengah pada Selasa (21/4). Selain hujan lebat, warga di kawasan pesisir utara (pantura) juga diminta bersiaga menghadapi fenomena air laut pasang atau rob yang kembali meningkat.

Kondisi cuaca di Jawa Tengah pada pagi hari umumnya diprediksi cerah berawan hingga berawan. Namun, memasuki siang hingga awal malam, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang mengguyur secara merata. Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang dan sambaran petir diprediksi akan melanda 21 daerah spesifik.

Ancaman Banjir Rob di Jalur Pantura

Meski gelombang tinggi di perairan utara dilaporkan mereda ke kisaran 0,1-0,5 meter, ancaman baru muncul dari kenaikan permukaan air laut. Rob diprediksi kembali meningkat dengan ketinggian maksimum mencapai 1 meter dalam beberapa hari ke depan.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Sediyanto, mengimbau warga di wilayah Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, hingga Pati untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Waspadai banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah akibat rob di perairan utara kembali naik pada sore hingga malam hari," ujar Sediyanto. Fenomena ini diperkirakan berlangsung hingga akhir April dan berpotensi mengganggu aktivitas transportasi, operasional pelabuhan, hingga sektor perikanan darat dan petani garam.

Daftar 21 Daerah Berpotensi Cuaca Ekstrem

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Agus Triyono, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem ini dipicu oleh masa pancaroba. Wilayah yang paling terdampak meliputi kawasan pegunungan, dataran tinggi, Solo Raya, serta sebagian Pantura.

Daftar Wilayah Waspada:
Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Kudus, Jepara, Ungaran, Temanggung, Kajen, Slawi, Magelang, Bumiayu, dan Majenang.

Agus mengingatkan masyarakat yang tinggal di lereng bukit dan daerah aliran sungai (DAS) untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung.

Untuk daerah lain yang tidak masuk dalam daftar tersebut, peluang hujan ringan hingga sedang tetap ada. BMKG mencatat suhu udara berkisar antara 18-34 derajat celsius dengan kelembapan 55%-95% serta tiupan angin dari arah timur ke selatan berkecepatan 5-25 kilometer per jam. (I-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya