Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KORBAN tewas akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda 11 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan, pertengahan Januari lalu, sebanyak 35 orang.
Hingga kini, beberapa wilayah di Kabupaten Banjar dan Barito Kuala masih terendam banjir meski kondisi genangan banjir terus berangsur surut.
Data terakhir yang dirilis BPBD Kalsel mencatat total korban tewas akibat bencana banjir besar dan tanah longsor adalah sebanyak 35 orang.
Baca juga: Merapi Lontarkan 22 Kali Lava Pijar
Jumlah korban ini termasuk korban tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Tanah Laut, serta korban longsor 9 orang pekerja tambang batubara di Kabupaten Tanah Bumbu.
"Total korban tewas akibat bencana di Kalsel mencapai 35 orang. Kerugian lain berupa kerusakan infrastruktur dan ekonomi masyarakat juga sangat besar lebih dari satu triliun rupiah," ujar Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat, Minggu (7/2).
Saat ini, kondisi banjir di sebagian besar wilayah sudah surut dan warga serta pemerintah daerah disibukkan upaya pemulihan kerusakan pasca bencana.
Pantauan Media, banjir masih terjadi di sejumlah wilayah dataran rendah dan rawa di Kabupaten Banjar dan Barito Kuala. Namun, ketinggian air sudah semakin surut.
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor bersama instansi terkait juga terus melakukan pemantauan dan penyaluran bantuan kepada warga korban banjir di lapangan.
BPBD Kalsel mencatat banjir besar dan tanah longsor di Kalsel merendami 101.706 rumah yang dihuni 176.290 keluarga atau 633.723 jiwa.
Saat ini, jumlah warga yang masih mengungsi sebanyak 23 ribu jiwa. Di Kabupaten Banjar jumlah warga terdampak bencana sebanyak 60.654 keluarga atau 275.905 jiwa dan di Barito Kuala 18.683 keluarga atau 59.196 jiwa.
Banjir dan longsor juga menyebabkan 1.418 sekolah, 847 tempat ibadah, serta 134 buah bangunan sarana kesehatan rusak.
Di sektor pertanian, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kalsel mencatat kerusakan lahan pertanian mencapai 91 ribu hektar. Kalsel kehilangan potensi panen lebih dari 200 ribu ton padi. Sebagian petani terpaksa memanen padi lebih awal untuk menghindari kerugian lebih besar. (OL-1)
Selain padi, Kalsel mencatat produksi cabai besar mencapai 11 ribu ton dan cabai rawit 14 ribu ton, yang efektif meredam gejolak harga komoditas.
BMKG melaporkan gempa dangkal beruntun guncang Balangan dan Tabalong, Kalsel. Simak analisis pemicu sesar lokal dan imbauan keselamatan terbaru di sini.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, melalui penggunaan transaksi nontunai seperti QRIS.
POPULASI ikan sapu-sapu (hypostomus plecostomus), juga memenuhi sungai-sungai di sejumlah wilayah perkotaan Provinsi Kalimantan Selatan.
Penangkapan ini mempertegas bahwa Kalimantan Selatan masih menjadi jalur transit utama bagi jaringan internasional tersebut.
Tingginya intensitas bencana alam dan keterbatasan fiskal berpengaruh pada kinerja pembangunan di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel).
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved