Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeladahan terhadap rumah Wali Kota dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjar, Jumat (10/7).
Penggeladahan tersebut terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan infrastruktur pada dinas PUPR Kota Banjar tahun 2012 sampai 2017.
Penyidik KPK berseragam preman menumpangi empat mobil Kijang Inova berplat B menggeledah kantor PT PMG di jalan Tentara Pelajar Kota Banjar pada Kamis (9/7). Penggeledahan dijaga ketat anggota Kepolisian bersenjata lengkap dan penyidik KPK meninggalkan lokasi pada pukul 20.00 WIB malam.
Pada Jumat (10/7) pagi, salah seorang warga Kota Banjar, Agus, 30, mengatakan, para anggota KPK dan aparat kepolisian bersenjata laras panjang menjaga ketat kantor kontraktor PT PMG, rumah Dinas Wali Kota Banjar dan Pendopo, saat dilakukan penggeledahan.
Menurutnya, semua pintu tertutup dan semua orang tidak diperbolehkan masuk kecuali para petugas.
"Dari pukul 09.00 WIB para anggota KPK yang memakai dua mobil terparkir di rumah dinas Wali Kota Banjar dan mereka mengaku dari Jakarta dan mereka juga secara langsung melakukan penggeledahan, tetapi awak media yang hendak meliput juga dilarang mengambil gambar oleh aparat tersebut," katanya, Jumat (10/7).
Baca juga: KPK Sita Dokumen Di Lima Lokasi Di Kutai Timur
Sementara salah satu pegawai Kota Banjar, yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, petugas KPK telah mengamankan 2 koper yang disegel dari rumah dinas wali Kota Banjar, di Pendopo jalan Mesjid Agung. Mereka keluar dengan buru-buru dan dikawal satu personel polisi bersenjata. Koper yang dibawa tersebut langsung dimasukan ke masing-masing mobil minibus kijang Inova plat B yang diparkir di samping rumah dinas wali kota.
"Penggeledahan yang dilakukan anggota KPK itu antara lain rumah Dinas Wali Kota, Dinas PUPR, PT PMG dan Pendopo. Kami juga tidak tahu, karena mereka melakukan sejak Kamis malam dan dilanjutkan kembali pagi harinya, tetapi dengan penggeledahan tersebut tidak tahu yang jelas saya sebagai pegawai masih menjalankan aktivitas seperti biasa," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana mengatakan, pascapenggeledahan yang dilakukan oleh anggota KPK sejak Kamis (9/7) dan Jumat (10/7) tersebut pelayanan tak terganggu dan semua masih menjalankannya seperti biasa. Ia mengakui adanya penggeledahan yang dilakukan oleh KPK di Pendopo, rumah dinas Wali Kota, Kantor PUPR dan PT PMG milik traktor.
"Untuk pelayanan masih tetap berjalan sejak adanya penggeledahan dilakukan oleh KPK dan dibantu oleh aparat kepolisian setempat. Karena, kami baru mendapatkan informasi di media adanya aktivitas yang dilakukan mereka dan saya selama itu tengah ada tugas luar tapi sekarang lagi di jalan menuju Kota Banjar," paparnya saat dihubungi telepon. (A-2)
Ia menilai Kemendagri sebagai lembaga pembina pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pemda setempat yang memiliki perlintasan sebidang.
PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) melaporkan progres fisik Flyover Sitinjau Lauik I mencapai 16,4% pada April 2026. Simak detail konstruksi dan lahannya.
Pemprov Jakarta klaim 97% jalan dalam kondisi mantap pada 2025. Simak data lengkap capaian infrastruktur dan pembangunan terbaru di Jakarta.
Pelaku industri jasa konstruksi mendesak pemerintah segera merumuskan kebijakan strategis untuk meredam tekanan akibat gejolak geopolitik global, terutama dampak konflik Timur Tengah.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mempercepat proyek revitalisasi infrastruktur di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.
Pembenahan sistem drainase permanen ini difokuskan pada ruas jalan kota, provinsi, hingga jalan protokol.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti persoalan Stadion Barombong jika ditemukan bukti awal adanya dugaan tindak pidana korupsi.
MK menjelaskan bahwa tidak semua jabatan publik bisa diperlakukan sama. Jabatan yang diperoleh melalui pemilihan umum, seperti presiden atau anggota DPR.
Bantuan keuangan partai politik dari negara (Banpol) saat ini masih sangat minim, bahkan tidak mencapai dua persen dari total kebutuhan partai.
Penilaian itu merespons temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencatat sedikitnya 371 politisi terjerat kasus korupsi sejak era reformasi.
Selain aspek keuangan, Doli menekankan pentingnya pembaruan sistem kaderisasi partai agar lebih terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Partai politik telah memiliki aturan main sendiri yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved