Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN hektare lahan di Pegunungan Kendeng Utara dan Patiayam, Jawa Tengah, kritis. Dibutuhkan jutaan pohon untuk kembali menghijaukan kawasan tersebut untuk mencegah munculnya bencana banjir dan longsor.
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (16/1), bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa daerah di Jawa Tengah menggugah berbagai pihak untuk melakukan antisipasi.
Penebangan dan penambangan liar menjadi hal yang disalahkan karena menyebabkan gundulnya hutan. Langkah yang kemudian ditempuh adalah menghijaukan kembali kawasan pegunungan yang mengalami kritis dan aturan ketat serta tegas untuk menjaga hutan.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkomitmen membuat peraturan ketat untuk menjaga penghijauan hutan dan gunung agar kembali hijau yakni dengan memberi denda kepada penebang pohon. Mereka harus mengganti satu pohon dengan 1.000 pohon dan denda Rp10 juta per pohon.
"Saat ini saya mengajak semua elemen baik intansi, swasta maupun warga untuk kembali melakukan penanaman pohon agar bisa menghijaukan kembali lahan yang kritis," kata Ganjar Pranowo.
Ia berharap penghijauan bisa segera dilakukan di tahun ini.
Baca juga: Kerugian Banjir Grobogan Rp14,7 Miliar
Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyebutkan sebanyak 12.000 hektare lahan di Pegunungan Kendeng Utara, Jawa Tengah, dalam kondisi kritis, sehingga harus kembali dihijaukan untuk mengantisipasi bencana di masa mendatang.
Selain itu, lahan kritis lain juga terjadi di Pegunungan Patiayam yang mencapai 1.500 hektare, sehingga dibutuhkan ratusan ribu pohon untuk kembali dapat menghijaukan kembali jawasan ini.
"Di Pegunungan Kendeng setidaknya butuh 4,8 juta pohon dan di Pegunungan Patiayam butuh 600 ribu pohon dengan hitungan 400 pohon per hektare," ujar Doni Monardo saat melakukan penanaman penghijauan di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Pati.
Selain tanaman keras, juga perlu adanya tanaman pendamping seperti rempah-rempah karena hutan memiliki dua fungsi yakni ekologi dan ekonomi, sehingga hutan selain dapat menjaga kelestarian alam juga bermanfaat untuk warga.(OL-5)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved