Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG bocah berumur 5 tahun ditemukan tewas dengan kondisi luka tusuk di tubuhnya di sebuah rumah di perumahan kawasan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Anak laki-laki tersebut diduga dibunuh oleh ibu kandungnya sendiri yang berinisial SNF (26).
"Iya benar, ibu korban terduga pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus saat dihubungi, Kamis (7/3).
Firdaus menyebut, saat ini ibu korban sudah ditahan di Mapolres Metro Bekasi Kota. Selain ibu korban, dua saksi lain sudah diamankan untuk dimintai keterangan.
Baca juga : Ayah 4 Bocah yang Tewas dalam Kamar Sempat Minta Dibelikan Mizone 4 Botol
"Diamankan tiga orang. 1 pelaku dan 2 saksi," ujarnya.
Sementara itu, Firdaus mengungkapkan bahwa anak laki-laki itu tewas dengan luka tusuk sebanyak 20 kali di bagian dada kiri.
Saat ini, korban sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.
Baca juga : Ayah Terduga Pembunuh 4 Anak di Jagakarsa Sempat Dipanggil Polisi Kasus KDRT
"(Luka tusuk) dada sebelah kiri. Korban dibawa ke RS Polri, dilakukan autopsi," ujarnya.
Diketahui sebelumnya, seorang bocah berumur 5 tahun dilaporkan tewas di sebuah rumah di perumahan elit kawasan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Korban ditemukan dengan luka tusukan di tubuhnya.
"Korban 5 tahun 7 bulan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus saat dihubungi, Kamis (7/3).
Baca juga : Tulisan 'Puas Bunda' dari Darah Ada di TKP Penemuan Mayat 4 Bocah
Firdaus belum merinci kronologi pasti penemuan bocah 5 tahun tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus yang ada.
Terpisah, Kapolsek Bekasi Utara Kompol Yuliati mengatakan pihak kepolisian sudah mengecek lokasi kejadian. Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra juga sudah mengecek ke lokasi penemuan mayat.
"Sudah monitor tadi Dirkrimum sudah cek TKP. Penanganan penyelidikan, dilanjut Polres Metro Bekasi Kota. Polsek hanya olah TKP sama membawa (korban) ke RS Kramat Jati untuk autopsi," ujarnya.
(Z-9)
Setiap lembaga pengasuhan anak wajib menyediakan fasilitas yang dapat dipantau langsung, seperti CCTV, agar orang tua memiliki akses terhadap apa yang terjadi pada anaknya.
Wihaji menekankan bahwa setiap daycare yang masuk dalam binaan pemerintah harus melalui proses seleksi ketat.
KPAI mengutuk keras kekerasan terhadap 53 anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Jasra Putra soroti lemahnya pengawasan dan regulasi daycare di daerah.
Pemkot Banda Aceh resmi menutup Daycare Baby Preneur setelah kasus penganiayaan balita viral. Terungkap bahwa tempat penitipan anak tersebut tidak memiliki izin.
Polresta Banda Aceh menangkap terduga pelaku penganiayaan balita di Daycare Baby Preneur. Kasus terungkap setelah rekaman CCTV viral di media sosial.
Pihak korban menyampaikan tiga kebutuhan utama, yakni penegakan hukum yang transparan, pendampingan menyeluruh, serta jaminan pembiayaan bagi anak-anak korban.
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved