Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Sumber Daya Air DKI Jakarta menargetkan peningkatan kapasitas pengerukan sungai/waduk hingga akhir tahun mencapai 11%. Hal ini dilakukan sebagai bentuk aktivitas rutin pemerintah dalam mengantisipasi banjir. Namun, menurut pengamat Tata Kota Nirwono Joga seharusnya target peningkatan kapasitas ini bisa mencapai 20% per tahun. Sehingga untuk mencapai 100% bisa dituntaskan dalam waktu 5 tahun.
"Target peningkatan kapasitas harusnya lebih signifikan misal per tahun 20% sehingga pada tahun ke 5 bisa mencapai 100%," kata Nirwono saat dihubungi Media Indonesia, Senin (28/9).
Adapun untuk mewujudkan peningkatan 20% tersebut diperlukan terobosan yang berani lainnya. Seperti harus dilakukan pelebaran badan sungai dari 15m-20m menjadi 35m-50m. Artinya tidak hanya melakukan pengerukan saja untuk menambah kapasitas sungai/waduk ini.
Selain itu, perlu juga ada penghijauan di bantaran kali dari hulu ke hilir sungai. Tujuannya agar sedimentasi sungai dapat ditekan sehingga pengerukan juga bisa berkurang. Dampaknya relokasi pemukiman di bantaran kali ke rusun terdekat wajib dilakukan. Meski begitu, pihaknya tak menampik adanya pandemi covid-19 ini membuat target antisipasi banjir ini menjadi tidak maksimal. Karena ada keterbatasan dana yang dialihkan untuk menangani pandemi covid-19.
"Kondisi pandemi bisa jadi membuat target tidak bisa maksimal. Dana menjadi terbatas, kalau tenaga masih cukup," jelasnya.
baca juga: Musim Hujan, Daya Tampung Waduk dan Sungai di DKI Ditingkatkan
Pihaknya mengingatkan kembali, pengerukan sungai, waduk, dan saluran air adalah kegiatan rutinitas yang memang harus dilakukan Sinas SDA sepanjang tahun. Bahkan ia berpandangan harusnya aktivitas ini ditingkatkan ketika musim kemarau sehingga memasuki musim hujan saluran air dapat lebiih siap. Bukan justru ketika masuk hujan baru lebih digiatkan.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pengendalian Pengendalian Banjir dan Drainase Dinas SDA DKI Ika Agustin Ningrum mengatakan dari pengerukan yang dilakukan itu ditargetkan penambahan kapasitas daya tampung keseluruhan sungai, waduk, situ, dan saluran capai 11%.
"Sampai dengan Desember ini kami akan menaikkan kapasitas sungai dan saluran kurang lebih 11%," kata Ika saat dikonfirmasi, Minggu (27/9). (OL-3)
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
Peran pengusaha muda sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono mendorong seluruh kader di DKI Jakarta untuk memperkuat kekompakan dan mengarahkan energi pada kerja-kerja elektoral
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved