Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Gembong Wasono, menganggap tidak ada unsur politis dalam penetapan tarif Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT).
"Gubernur DKI menganggap penetapan tari MRT terdapat unsur politik, itukan pendapatnya, boleh saja. Tapi kita (DPRD), tidak ada urusan dengan itu. Sama sekali tidak ada urusan dengan konteks pemilu. Ini yang dibahas merupakan transportasi massal yang ditunggu oleh warga Jakarta maka perlu segera diberlakukan supaya warga Jakarta menikmati transportasi yang modern ini," kata Gembong saat dihubungi di Jakarta, Selasa (26/3).
Baca juga: Anies Anggap Penetapan Tarif MRT Berbau Politik
DPRD DKI Jakarta sudah melakukan Rapimgab terkait penetapan tarif MRT dan LRT yang diadakan pada Senin (25/3) kemarin. Dengan keputusan harga MRT sebesar Rp8.500 dan LRT Rp5.000
Penetapan tarif Rp8.500 untuk MRT berasal dari usulan yang dibawa oleh Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) dan Rp12.000 bila sudah terintegrasi dengan moda lain.
"Soal sistem kita belum siap mengintegrasikan seluruh moda transportasi yang ada. MRT tidak direncanakan untuk persoalan pemilu. Jadi jangan terlalu pendeklah berpikir. Sehingga kita berpikir Jakarta ini, perlu komperhensif tidak bisa sepotong begitu," imbuhnya.
Gembong menggagap, selanjutnya tidak perlu lagi pembahasan mengenai tarif MRT karena pada Rapimgab lalu sudah terdapat kesepakatan antara perwakilan dari eksekutif dan legislatif.
Baca juga: DPRD DKI Setujui Rata-Rata Tarif MRT Rp8.500, LRT Rp5.000
"Penetapan tarif kemarin merupakan keputusan kedua belah pihak, bukan hanya DPRD tetapi eksekutif dan legislatif. Kalau tidak sepakat, harusnya eksekutif berbicara. Jangan ketika sudah diputuskan masih ada sanggahan, jadi seperti tidak adil," pungkas Gembong.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat mengajukan tarif MRT sebesar Rp10.000 dengan Rp1.000/km. Ia menganggap dengan harga tersebut cukup meringankan masyarakat.
Anies menganggap penetapan tarif MRT memiliki unsur politik, karena harga yang diajukan belum sesuai dengan tarif setiap kilometer. (OL-6)
Pengalaman pemerintahan sebelumnya yang menunjukkan bahwa besarnya dukungan parlemen tidak selalu berbanding lurus dengan efektivitas pemerintahan.
Ambang batas berjenjang sebagai sesuatu yang masih bisa dirumuskan secara fleksibel agar diterima berbagai pihak.
Asror alias Ruben yang juga mantan Wakil Direktur PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) didalami keterkaitannya dengan proyek pengadaan tenaga outsourcing yang berlangsung
KPK mengungkap tingkat kepatuhan LHKPN anggota DPRD hanya 41,22%. Simak alasan mengapa transparansi harta penting untuk melindungi legislator dari fitnah dan konflik kepentingan
Ia menyoroti video yang beredar memperlihatkan kendaraan dinas digunakan di luar konteks pekerjaan, bahkan diduga untuk keperluan keluarga di luar kota.
Pengecekan terhadap kekokohan pohon dan tiang reklame perlu dilakukan secara menyeluruh. Sebab, sejumlah pohon di Kota Bandung dinilai sudah mulai keropos dan rawan tumbang
Pemprov DKI resmi mencabut izin usaha White Rabbit PIK karena peredaran narkoba. Polri tegaskan tidak ada ruang bagi hiburan malam yang melanggar hukum.
Pemprov DKI Jakarta cari solusi baru atasi ikan sapu-sapu. Rano Karno lirik teknologi Brasil yang mampu mengolah ikan menjadi arang bernilai ekonomi.
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menggunakan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan guna mendukung kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan bersama di ruang publik.
Sinergi ini diharapkan mampu memastikan aliran air menuju laut tetap lancar saat debit air meningkat tajam.
Salah satu poin krusial dalam aturan tersebut adalah larangan penggunaan kendaraan pribadi bagi ASN selama masa WFH berlangsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved