Indonesia Minta Semua Pihak Tahan Diri Usai Negosiasi Iran-AS Buntu

Ferdian Ananda Majni
16/4/2026 20:36
Indonesia Minta Semua Pihak Tahan Diri Usai Negosiasi Iran-AS Buntu
Ilustrasi(Dok AFP)

PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) menyampaikan keprihatinan akibat belum tercapainya kesepakatan dalam perundingan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang berlangsung di Pakistan pekan lalu.

Juru Bicara I Kemenlu RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan Indonesia tetap mengapresiasi upaya mediasi yang dilakukan Pakistan dalam memfasilitasi dialog antara kedua negara.

"Indonesia menyesalkan belum tercapainya kesepakatan dalam perundingan antara AS dan Iran, terlepas tentunya dari kerja keras yang dilakukan oleh Pakistan dalam memfasilitasi dialog antara dua pihak," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (16/4).

Meski belum membuahkan hasil, Indonesia menilai perundingan tersebut sebagai langkah awal yang konstruktif dan perlu terus dilanjutkan.

"Kita menyerukan kepada seluruh pihak tentunya di tengah proses ini untuk terus menahan diri dan tetap mengedepankan selalu dialog dan diplomasi dan menghindari meluasnya efek konflik terhadap stabilitas dan kedamaian dunia," lanjutnya.

Indonesia juga menekankan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara sesuai dengan hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Kita menyatakan kembali komitmen untuk terus mendukung upaya-upaya diplomasi yang dilakukan terkait isu ini," tambah Yvonne.

Sebelumnya, perundingan antara Iran dan AS yang digelar di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan. Dalam pembicaraan tersebut, pemerintah AS  mendorong Iran untuk menghentikan program nuklirnya serta menyerahkan cadangan uranium yang telah diperkaya.

Namun, Iran menolak tuntutan tersebut. Teheran justru meminta agar AS menghormati hak mereka dalam pengayaan uranium, menghentikan serangan terhadap Iran dan kelompok yang berafiliasi, serta mengakui kedaulatan Iran atas Selat Hormuz.

Perundingan ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan, menyusul lebih dari satu bulan operasi militer AS dan Israel terhadap Iran.

Meski menemui jalan buntu, kedua pihak dilaporkan masih membuka peluang untuk melanjutkan dialog melalui putaran kedua perundingan, yang kemungkinan kembali digelar di Pakistan guna membahas implementasi gencatan senjata. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya