Perundingan Libanon-Israel Diminta Fokus pada Konflik Lokal, Pisahkan dari Isu Iran

Media Indonesia
14/4/2026 01:22
Perundingan Libanon-Israel Diminta Fokus pada Konflik Lokal, Pisahkan dari Isu Iran
Ilustrasi(MI/Usman Iskandar)

MENTERI Luar Negeri Libanon, Youssef Rajji, menegaskan bahwa proses negosiasi langsung antara Libanon dan Israel seharusnya tidak dikaitkan dengan isu Iran. Hal ini disampaikan pada Senin (13/4) dalam upaya menjaga fokus penyelesaian konflik di wilayahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Rajji saat melakukan percakapan via telepon dengan Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul.

"Menteri Rajji mengucapkan terima kasih kepada Berlin atas dukungan kemanusiaan dan politiknya, dan mencatat bahwa Libanon berupaya mencapai gencatan senjata melalui negosiasi langsung dengan Israel," ucap keterangan resmi Pemerintah Libanon

"Dia menekankan bahwa pembangunan proses ini sebenarnya memperkuat pemisahan urusan Libanon dari isu Iran."

Rajji juga menegaskan bahwa kewenangan negosiasi sepenuhnya berada di tangan negara Libanon. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin mengembalikan prinsip kedaulatan nasional dalam jalur diplomasi.

Sementara itu, Wadephul menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah Libanon dalam memperkuat stabilitas dan kedaulatan negara. Ia juga menegaskan kembali komitmen Jerman untuk mendorong tercapainya gencatan senjata antara kedua pihak.

Selain itu, pemerintah Jerman juga menginformasikan pemberian bantuan kemanusiaan bagi rakyat Lebanon dengan total nilai €45 juta atau sekitar Rp904,1 miliar. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya