Tank Israel Tabrak Kendaraan UNIFIL di Libanon Selatan, PBB Protes Keras

Dhika Kusuma Winata
13/4/2026 12:21
Tank Israel Tabrak Kendaraan UNIFIL di Libanon Selatan, PBB Protes Keras
Sidang DK PBB terkait Libanon.(Al Jazeera)

MISI penjaga perdamaian PBB di Libanon, United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), kembali melaporkan insiden serius di wilayah selatan Libanon. Kendaraan operasional mereka dilaporkan ditabrak secara sengaja oleh tank militer Israel di tengah memanasnya konflik di perbatasan.

Peristiwa tersebut terjadi di tengah eskalasi pertempuran antara militer Israel dan kelompok Hizbullah dalam beberapa pekan terakhir. Dalam pernyataan resminya, UNIFIL menyebut kendaraan mereka dua kali ditabrak secara sengaja oleh tank Merkava milik Israel pada Minggu (12/4) waktu setempat.

Salah satu insiden tabrakan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan signifikan pada armada penjaga perdamaian dunia tersebut.

"Dalam dua kejadian ini, tentara Israel menabrak kendaraan UNIFIL menggunakan tank Merkava. Salah satunya menyebabkan kerusakan besar," demikian bunyi pernyataan resmi UNIFIL, Senin (13/4).

Blokade Jalan dan Gangguan Operasional

Selain serangan fisik terhadap kendaraan, pasukan Israel juga dilaporkan memblokade akses jalan di wilayah Bayada. Jalur ini merupakan rute logistik dan rotasi penting yang digunakan pasukan penjaga perdamaian untuk menjangkau pos-pos pemantauan mereka di garis depan.

UNIFIL mencatat pembatasan akses yang berulang di sejumlah titik strategis. Penutupan jalan ini dinilai sangat mengganggu mobilitas dan efektivitas misi PBB dalam memantau situasi keamanan di wilayah operasi.

Laporan Pelanggaran Keamanan UNIFIL:
  • Insiden Tank: Dua kali penabrakan sengaja oleh tank Merkava Israel.
  • Tembakan Peringatan: Peluru jatuh hanya satu meter dari personel PBB.
  • Blokade: Penutupan akses jalan vital di wilayah Bayada.

Ancaman Nyawa Personel PBB

Ketegangan di lapangan dilaporkan terus meningkat drastis. Dalam sepekan terakhir, tentara Israel disebut berulang kali melepaskan tembakan peringatan yang justru mengenai kendaraan UNIFIL, padahal kendaraan tersebut dilengkapi tanda identitas PBB yang sangat jelas.

Bahkan, terdapat laporan mengenai satu tembakan yang jatuh hanya berjarak sekitar satu meter dari personel penjaga perdamaian yang saat itu sedang berada di luar kendaraan.

"Selama sepekan terakhir, tembakan peringatan dari tentara Israel telah mengenai dan merusak kendaraan UNIFIL yang jelas teridentifikasi. Dalam satu kasus, peluru jatuh hanya satu meter dari penjaga perdamaian," tulis laporan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak UNIFIL terus mendesak semua pihak untuk menghormati keselamatan personel internasional dan mematuhi hukum humaniter internasional guna mencegah jatuhnya korban dari pihak nonkombatan. (AFP/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya