Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia menegaskan pentingnya menjaga kebebasan navigasi di Selat Hormuz di tengah peluang pulihnya aktivitas pelayaran global setelah kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, yang diharapkan mampu mengembalikan stabilitas jalur energi dunia Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Vahd Nabyl A. Mulachela menyebut kebebasan navigasi harus tetap dijunjung sesuai dengan ketentuan hukum internasional.
"Kami meminta agar kebebasan navigasi dihormati dan sesuai dengan hukum internasional," kata Nabyl dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (8/4).
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas munculnya wacana dari pihak-pihak yang terlibat konflik di kawasan Teluk Persia terkait kemungkinan penerapan biaya bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz.
Menurutnya, kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran membuka peluang bagi pulihnya aktivitas pelayaran di jalur strategis tersebut, yang sebelumnya terganggu akibat konflik.
Ia menilai perkembangan ini tidak hanya berdampak positif bagi Indonesia, tetapi juga bagi kawasan Teluk dan komunitas internasional secara luas.
"Kami berharap supaya bisa berkembang menjadi resolusi konflik yang lebih permanen dan berdampak baik bagi kepentingan kita, baik dalam hal kebebasan navigasi maupun untuk ke depannya," ujarnya.
Sebelumnya, gagasan terkait pungutan biaya melintas di Selat Hormuz sempat mengemuka dari kedua pihak, baik Iran maupun Amerika Serikat, ketika konflik di antara keduanya masih berlangsung.
Dengan adanya gencatan senjata, Indonesia berharap stabilitas di kawasan dapat terus terjaga, sekaligus memastikan jalur perdagangan global tetap terbuka dan aman bagi pelayaran internasional. (H-4)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Analisis mengungkap krisis Timur Tengah picu kerugian global US$1 triliun. Di sisi lain, perusahaan minyak raup laba besar di tengah kemiskinan dunia.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
PT Pertamina International Shipping (PIS) siapkan passage plan untuk kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro setelah Iran buka kembali Selat Hormuz.
Pembukaan kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz oleh Iran disambut dengan nada hati-hati oleh pelaku industri pelayaran global.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memasuki fase baru setelah keputusan pembukaan jalur pelayaran strategis di tengah dinamika negosiasi yang belum sepenuhnya rampung.
PEMBUKAAN kembali Selat Hormuz diharapkan dapat membuat suplai logistik termasuk harga plastik kembali normal ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengatakan seluruh peradaban akan musnah malam ini itu ancaman terhadap Iran menjelang batas waktu desakan dibukanya kembali Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved