Harga Plastik Diharapkan Kembali Normal setelah Selat Hormuz Dibuka

Media Indonesia
09/4/2026 21:25
Harga Plastik Diharapkan Kembali Normal setelah Selat Hormuz Dibuka
Ilustrasi.(Antara Foto)

PEMBUKAAN kembali Selat Hormuz diharapkan dapat membuat suplai logistik termasuk harga plastik kembali normal. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita berharap kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran bisa tercapai.

Agus menyebut apabila suplai logistik global normal setelah kesepakatan Amerika Serikat dan Iran, Indonesia dapat memenuhi kebutuhan bahan baku plastik sehingga produk tetap berlangsung.

"Supaya kebutuhan plastik untuk pelaku-pelaku usaha kita bisa dipenuhi," ujar dia.

Meskipun demikian, terhambatnya pasokan bahan baku plastik menurutnya masih bisa diantisipasi dengan cara mengganti bahan baku. Agus mengaku telah membahas masalah ini dengan pelaku usaha.

"Saya kira wajar ya kalau ada masalah sedikit mengenai supply. Ada substitusinya," ujar dia.

Kenaikan harga plastik sempat dikeluhkan oleh pelaku usaha. Sebab, pasokan bahan baku plastik yang dikirim dari negara-negara Timur Tengah terhambat karena kapal yang membawa logistik tak dapat melintasi Selat Hormuz yang dikuasai Iran.

Iran mengumumkan pada Kamis dua rute alternatif untuk kapal yang melintasi Selat Hormuz, dengan alasan risiko ranjau laut di beberapa bagian jalur perairan vital tersebut.

Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC mengimbau agar kapal-kapal menempuh rute alternatif untuk keselamatan maritim. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya