Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengeklaim negaranya tidak terlibat dalam serangan Israel ke ladang gas South Pars Iran, meski pernyataan ini bertentangan dengan klaim militer Israel. Eskalasi konflik memicu ancaman balasan Iran dan lonjakan harga minyak dunia.
"Amerika Serikat tidak mengetahui apa pun tentang serangan khusus ini," tulis Trump.
"Qatar sama sekali tidak terlibat di dalamnya, dan juga tidak tahu bahwa serangan itu akan terjadi," tambahnya.
Pernyataan Trump ini bertolak belakang dengan keterangan juru bicara militer Israel, Effie Defrin, yang sebelumnya menegaskan adanya koordinasi erat dengan pihak Amerika Serikat.
"Tidak ada kesenjangan di antara kita, dan koordinasinya sangat baik," ujar Defrin.
Iran menuduh Israel dan Amerika Serikat berada di balik serangan terhadap fasilitas gas utama di South Pars yang terjadi pada Rabu (18/3) waktu setempat. Serangan tersebut memicu kebakaran di kawasan Zona Ekonomi Khusus Energi South Pars di Asaluyeh.
"Beberapa saat yang lalu, sebagian fasilitas gas yang terletak di Zona Ekonomi Khusus Energi South Pars di Asaluyeh, dihantam roket yang ditembakkan oleh musuh Amerika-Zionis," demikian dilaporkan televisi pemerintah Iran.
Ladang gas South Pars atau North Dome sendiri merupakan cadangan gas terbesar di dunia dan memasok sekitar 70% kebutuhan gas domestik Iran, menjadikannya aset vital bagi perekonomian negara tersebut.
Sebagai respons, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengeluarkan peringatan keras terhadap negara-negara sekutu AS di kawasan Teluk. IRGC menegaskan akan meningkatkan serangan jika infrastruktur energi Iran kembali menjadi target.
"Kami memperingatkan Anda sekali lagi Anda telah melakukan kesalahan besar dengan menyerang infrastruktur energi Republik Islam, dan tanggapannya sedang dilaksanakan," demikian pernyataan yang dimuat media Iran.
"Jika hal itu diulangi lagi, serangan lebih lanjut terhadap infrastruktur energi Anda dan sekutu Anda tidak akan berhenti sampai benar-benar hancur, dan tanggapan kami akan jauh lebih keras daripada serangan malam ini," lanjut pernyataan tersebut.
IRGC juga mengancam akan menargetkan fasilitas energi di negara-negara Teluk seperti Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab yang dianggap bersekutu dengan Amerika Serikat.
Pada hari yang sama, serangan rudal Iran dilaporkan menyebabkan kerusakan signifikan pada fasilitas gas Ras Laffan di Qatar. Insiden tersebut memicu kecaman keras dari negara Teluk tersebut dan memperparah eskalasi konflik di kawasan.
Ketegangan ini turut berdampak pada pasar global. Harga minyak dunia melonjak tajam pada Kamis (19/3) pagi, dengan minyak mentah Brent naik menjadi US$112 per barel atau meningkat 4,27%. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) tercatat naik 2,73% menjadi US$98,95 per barel.
Lonjakan harga energi ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan global, terutama karena kawasan Teluk merupakan salah satu jalur utama distribusi minyak dan gas dunia. (CNN/Z-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved