Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Kematian Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan udara gabungan Israel-Amerika Serikat pada akhir Februari 2026 sempat diprediksi akan meruntuhkan rezim Teheran. Namun, fakta di lapangan menunjukkan Iran tetap menjadi kekuatan yang sulit ditundukkan. Berikut adalah analisis mendalam mengenai faktor-faktor ketahanan Iran:
Iran telah lama mempersiapkan skenario di mana pemimpin tertinggi atau pusat komunikasi mereka dihancurkan. Melalui doktrin Mosaic Defense, unit-unit regional Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memiliki otonomi penuh untuk tetap berperang tanpa perintah dari Teheran. Hal ini mencegah kelumpuhan total saat pusat komando diserang.
Harapan akan adanya kekosongan kekuasaan terhapus setelah Majelis Ahli dengan cepat menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai penerus. Dengan dukungan penuh dari elit militer dan IRGC, transisi kepemimpinan ini memastikan bahwa komando pertahanan negara tetap berjalan secara linier dan agresif.
Topografi Iran yang didominasi pegunungan Zagros memberikan perlindungan alami yang luar biasa. Selain itu, fasilitas strategis seperti gudang rudal balistik dan laboratorium nuklir dibangun jauh di bawah tanah (underground cities) yang sangat sulit dijangkau oleh serangan udara konvensional sekalipun.
Iran tidak melawan teknologi siluman AS dengan pesawat tempur, melainkan dengan ribuan drone murah. Strategi ini berhasil menguras stok rudal pencegat Israel dan AS yang harganya jauh lebih mahal, menciptakan perang kelelahan (war of attrition) yang merugikan secara finansial bagi pihak penyerang.
Sebagai penjaga Selat Hormuz, Iran memiliki kemampuan untuk memutus jalur distribusi 20% minyak dunia. Blokade di jalur ini telah memicu krisis energi global, yang menjadi tekanan diplomatik berat bagi koalisi Israel-AS dari negara-negara lain yang terdampak secara ekonomi.
Penaklukan Iran tidak bisa dilakukan hanya melalui serangan udara atau pembunuhan tokoh kunci. Struktur pertahanan yang terdesentralisasi, geografi yang sulit, dan kemampuan perang asimetris membuat Iran tetap menjadi lawan yang tangguh di Timur Tengah, bahkan setelah kehilangan figur sentralnya.
Apakah Mojtaba Khamenei memiliki pengaruh yang sama dengan ayahnya?
Meskipun baru menjabat, Mojtaba telah mengendalikan banyak urusan strategis di balik layar selama bertahun-tahun, memberinya kontrol kuat atas jaringan intelijen dan militer.
Mengapa invasi darat ke Iran dianggap hampir mustahil?
Luas wilayah Iran yang besar dan medan pegunungan yang ekstrem akan membutuhkan jutaan tentara dan biaya triliunan dolar, risiko yang saat ini belum siap diambil oleh AS maupun Israel.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved