Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAN Iran versus Israel dan Amerika akan memberi dampak besar bagi Indonesia. Dosen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR), Probo Darono Yakti menilai situasi ini menimbulkan tantangan tersendiri.
“Sebagai negara pengimpor energi, Indonesia rentan terhadap kenaikan harga minyak dan gangguan pasokan global. Ketika jalur energi terganggu, dampaknya tidak hanya pada minyak mentah, tetapi juga LPG, fuel oil, hingga bahan baku industri lainnya,” kata probo di Surabaya, Jumat (13/3).
Menurutnya, konflik geopolitik seperti ini juga memicu pergeseran pada pasar keuangan global. Investor cenderung memindahkan modal ke aset yang lebih aman, sementara lonjakan harga energi dapat memicu inflasi impor dan meningkatkan ketidakpastian investasi.
Dalam jangka menengah, konflik ini juga berpotensi mengubah peta kerja sama energi global. Negara-negara konsumen besar kemungkinan akan mempercepat diversifikasi sumber energi dan memperkuat kontrak jangka panjang dengan pemasok alternatif.
Negara berkembang menjadi pihak yang paling rentan karena ruang fiskal yang terbatas dan ketergantungan energi yang tinggi. Oleh karena itu, Indonesia perlu memperkuat strategi diversifikasi energi, menjaga stabilitas ekonomi domestik, serta mempercepat transisi energi.
“Keamanan energi, keamanan maritim, dan stabilitas ekonomi global kini saling terhubung. Karena itu, respons terhadap konflik seperti ini harus dilihat tidak hanya dari sisi militer atau diplomasi, tetapi juga dari perspektif geoekonomi,” katanya.
Ditegaskan, konflik yang melibatkan Iran tidak dapat dipahami semata sebagai benturan militer, dari perspektif ekonomi internasional, konflik tersebut juga mencerminkan perebutan kendali atas ruang strategis ekonomi global yang berkaitan dengan energi, jalur pelayaran, serta keamanan rantai pasok dunia.
Probo menjelaskan, bahwa posisi Iran yang berada di kawasan Teluk menjadikannya aktor penting dalam sistem ekonomi global. Kawasan tersebut berhubungan langsung dengan distribusi energi dunia dan jalur perdagangan internasional. “Setiap eskalasi konflik di Iran hampir selalu berimplikasi pada ekonomi politik global. Negara yang mampu mengamankan pasokan energi dan mengendalikan rute logistik akan memiliki leverage ekonomi yang lebih besar,” jelasnya.
Salah satu titik strategis dalam konflik ini ialah Selat Hormuz. Jalur tersebut menjadi rute vital bagi perdagangan energi dunia. Pada 2024, sekitar 20 juta barel minyak per hari setara dengan sekitar 20 persen konsumsi minyak global melewati selat tersebut. Selain itu, hampir seperlima perdagangan LNG dunia juga melalui jalur yang sama.
“Karena itu, konflik Iran memiliki bobot sistemik, bukan sekadar konflik regional,” ujarnya.
Eskalasi konflik juga berdampak langsung pada pasar energi global. Menurut Probo, pasar energi tidak hanya dipengaruhi oleh pasokan riil, tetapi juga oleh persepsi risiko.
Dalam beberapa waktu terakhir, harga minyak global mengalami kenaikan signifikan akibat gangguan tanker, perlambatan produksi, serta kekhawatiran terhadap kemungkinan pembatasan akses Selat Hormuz.
Dampaknya kemudian menjalar ke berbagai sektor, mulai dari biaya listrik, industri pelayaran, hingga harga pangan. Kondisi tersebut juga mempengaruhi aktivitas industri di kawasan Asia karena terganggunya pasokan energi dan bahan baku petrokimia. (H-4)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved