Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KORPS Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeluarkan pernyataan keras yang menegaskan bahwa operasi militer mereka terhadap Amerika Serikat dan Israel tidak akan berhenti sebelum musuh-musuh mereka menyerah total. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Rabu (11/3/2026), unit elite Pasukan Quds menyatakan telah "membuka pintu api" sebagai bentuk pembalasan atas agresi militer yang terjadi sejak akhir Februari lalu.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa perang kini telah menjadi kewajiban agama bagi Republik Islam Iran. "Setelah musuh melanggar semua batas kemanusiaan dan hukum internasional, kami menganggapnya sebagai kewajiban untuk terus berjuang dengan kekuatan penuh," bunyi pernyataan resmi IRGC sebagaimana dikutip dari Press TV.
Komandan Pasukan Udara IRGC, Seyed Majid Mousavi, mengungkapkan bahwa ereka kini meningkatkan intensitas serangan Iran ke Israel dalam operasi yang dinamakan "Janji Sejati 4". Ia menegaskan bahwa mulai saat ini, standar persenjataan yang digunakan akan jauh lebih merusak dibandingkan gelombang sebelumnya.
"Yakinlah bahwa serangan terhadap musuh tidak akan berhenti sedetik pun. Mulai sekarang, kami tidak akan meluncurkan rudal dengan hulu ledak yang beratnya kurang dari satu ton," tegas Mousavi. Ia juga menambahkan bahwa frekuensi peluncuran akan menjadi lebih tinggi dengan jangkauan yang semakin luas mencakup seluruh pangkalan militer AS dan Israel di kawasan.
Hingga saat ini, IRGC mengklaim telah meluncurkan gelombang serangan ke-39 yang menargetkan berbagai lokasi strategis, termasuk:
| Lokasi Target | Keterangan |
|---|---|
| Pangkalan Al-Udairi, Kuwait | Fasilitas militer Amerika Serikat |
| Tel Aviv & Haifa | Pusat teknologi dan komando militer Israel |
| Selat Hormuz | Jalur distribusi minyak global yang terancam ditutup |
Konflik Timur Tengah ini bermula sejak serangan udara gabungan pada 28 Februari 2026 yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran. Sejak saat itu, Teheran telah menetapkan masa berkabung nasional sambil terus melancarkan balasan rudal dan drone besar-besaran.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dalam wawancara terbarunya mengklaim bahwa kekuatan militer Iran telah hancur. Namun, juru bicara IRGC membantah klaim tersebut dan menyebutnya sebagai "omong kosong", sembari menegaskan bahwa Iran siap melakukan perang intensif dalam jangka panjang untuk menentukan akhir dari konflik ini. (H-3)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved