Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUTA Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, menegaskan bahwa Teheran tidak akan mundur dalam konfrontasi melawan Amerika Serikat dan Israel. Dalam pernyataannya pada Kamis (12/3), Jalali menekankan bahwa fokus utama Iran saat ini hanyalah mencapai kemenangan mutlak.
"Kami sedang berjuang untuk menang dan kami tidak menuntut apa pun, kecuali kemenangan. Trump dan Netanyahu harus tahu itu," tegas Jalali kepada kantor berita internasional Rossiya Segodnya.
Ia mengatakan Amerika Serikat (AS) harus mengganti rugi atas semua kerusakan yang ditimbulkan akibat serangannya, sekaligus mencabut sanksi terhadap Iran.
Jalali juga mengeklaim bahwa konstelasi politik di Timur Tengah mulai berubah. Menurutnya, negara-negara Arab kini mulai menyadari bahwa kehadiran militer AS di kawasan tersebut tidak lagi mampu menjamin keamanan mereka.
Ketegangan ini mencapai puncaknya setelah serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari lalu. Meski awalnya berdalih ingin melumpuhkan program nuklir Iran, kedua negara tersebut kemudian secara terbuka menyatakan bahwa operasi militer tersebut bertujuan untuk memicu pergantian rezim di Iran.
Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada hari pertama operasi. Saat ini, Republik Islam Iran masih berada dalam masa berkabung nasional selama 40 hari.
Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk keras operasi militer yang dilakukan oleh AS dan Israel. Moskow mendesak semua pihak untuk segera melakukan deeskalasi dan menghentikan segala bentuk permusuhan demi mencegah kehancuran yang lebih luas di kawasan tersebut.
(Ant/Sputnik/RIA Novosti/P-4)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved