Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Tim penyelidik mandat PBB memperingatkan bahwa perang yang berkecamuk di Timur Tengah berpotensi memperburuk represi institusional terhadap warga sipil di Iran. Dalam laporan terbaru yang dirilis Rabu (11/3), Misi Pencari Fakta Independen Internasional PBB menyatakan bahwa penduduk Iran kini berada dalam posisi terjepit di tengah permusuhan bersenjata dan penindasan domestik yang mencapai level mematikan.
Krisis hak asasi manusia (HAM) yang mendalam ini diperkirakan akan memburuk menyusul rentetan serangan udara Amerika Serikat dan Israel ke Iran sejak 28 Februari lalu, yang dibalas dengan serangan balasan Iran ke berbagai wilayah Teluk.
Tim penyelidik yang terdiri dari tiga orang ini telah mengidentifikasi pola yang jelas terkait situasi di lapangan. Mereka menyoroti bahwa perlindungan terhadap warga sipil, termasuk tahanan, menjadi sangat rentan selama konflik bersenjata.
"Perlindungan warga sipil, termasuk tahanan, menjadi sangat genting selama konflik bersenjata, dan setelahnya, represi negara meningkat, terutama ketika penutupan konektivitas dan internet diberlakukan seperti sekarang," ungkap tim misi tersebut dalam pernyataan resminya.
Misi ini dibentuk oleh Dewan HAM PBB pada November 2022, dipicu oleh tindakan keras pemerintah Iran terhadap demonstrasi besar-besaran pasca kematian Mahsa Amini. Namun, situasi kini dianggap lebih parah karena melibatkan kampanye militer skala besar yang diprediksi bisa berlangsung selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan.
Laporan tersebut mencakup periode April 2025 hingga Februari 2026. Tim menemukan bahwa pola represi yang dijalankan negara tidak hanya bertahan, tetapi berevolusi menjadi lebih dalam. Pasukan keamanan dilaporkan menggunakan kekuatan mematikan yang ekstensif, termasuk senapan serbu dan senapan mesin berat, yang mengakibatkan jumlah kematian dan cedera yang sangat besar.
Tim penyelidik juga menyoroti peristiwa spesifik selama perang 12 hari antara Iran dan Israel pada Juni 2025. Terkait serangan di kompleks penjara Evin yang menewaskan sekitar 80 orang, misi tersebut menemukan bukti pelanggaran serius.
"Terkait serangan terhadap kompleks penjara Evin, misi menemukan bahwa Israel melakukan kejahatan perang dengan sengaja mengarahkan serangan terhadap objek sipil," tulis laporan tersebut.
Di sisi lain, tim juga menemukan bahwa banyak pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh pemerintah Iran dapat dikategorikan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Ini mencakup pembunuhan, pemenjaraan, penyiksaan, kekerasan seksual, persekusi gender, penghilangan paksa, serta tindakan tidak manusiawi lainnya yang dilakukan sebagai bagian dari serangan luas dan sistematis terhadap populasi sipil.
Misi PBB mendesak penghentian segera serangan oleh semua pihak untuk mencegah kerugian sipil yang lebih besar, baik di dalam Iran maupun secara luas di kawasan Timur Tengah. (AFP/Z-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Ia menilai, serangan terhadap prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
TNI dan PBB percepat pemulangan jenazah Praka Rico Pramudia yang gugur di Libanon. Simak kronologi dan proses repatriasi pahlawan perdamaian ini.
Pasukan PBB tersebut menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap keluarga dan rekan-rekan Praka Rico.
Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran selama dua minggu atas permintaan PM Pakistan Shehbaz Sharif, meski blokade Hormuz berlanjut.
Presiden Kazakhstan itu pun menyatakan keprihatinan atas meningkatnya negosiasi konflik global di luar kerangka PBB, yang menandakan marginalisasi perannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved