Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah militer Israel (IDF) meluncurkan gelombang serangan udara besar-besaran ke wilayah Dahieh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon. Serangan ini disebut sebagai upaya sistematis untuk menghancurkan infrastruktur milik kelompok militan Hizbullah.
Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, sebelumnya telah mengeluarkan peringatan keras bagi warga sipil di pinggiran ibu kota Libanon tersebut untuk segera melakukan evakuasi. Langkah ini disusul dengan pernyataan bahwa upaya intersepsi terhadap serangan balasan masih terus berlangsung hingga saat ini.
Di sisi lain, Hizbullah mengonfirmasi telah meluncurkan operasi baru sebagai bentuk perlawanan. Dalam pernyataan resminya pada Rabu waktu setempat, kelompok yang didukung Iran tersebut menyatakan serangan mereka adalah respons langsung terhadap "agresi kriminal" Israel di berbagai kota di Lebanon.
"Sebagai respons atas agresi kriminal terhadap puluhan kota dan desa di Lebanon serta pinggiran selatan Beirut, para pejuang kami menargetkan lokasi-lokasi di utara Israel dengan puluhan roket," tulis pernyataan resmi Hizbullah.
Tidak berhenti di situ, Hizbullah mengklaim telah menargetkan markas komando utara militer Israel di dekat Safed dan dua pangkalan militer strategis di Haifa menggunakan rentetan rudal canggih. Kementerian Luar Negeri Israel menggambarkan situasi ini sebagai "hujan rudal harian" yang mengancam rumah, sekolah, dan keluarga di wilayah utara.
Konflik ini juga menyeret respons keras dari Teheran. Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, mengecam keras serangan yang menyasar infrastruktur sipil dan ekonomi mereka. Ia menyebut salah satu cabang bank tertua di Iran dibom saat masih dipenuhi karyawan.
"Infrastruktur nasional kami sedang diserang. Iran akan menuntut balas atas insiden ini," tegas Araghchi melalui unggahan di media sosial X.
Senada dengan Araghchi, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menekankan bahwa stabilitas kawasan hanya bisa dicapai melalui intervensi internasional. Menurutnya, satu-satunya cara untuk mengakhiri perang ini adalah dengan jaminan internasional yang kuat terhadap "agresi di masa depan."
Situasi di perbatasan tetap mencekam. Pihak Israel, melalui Avichay Adraee, telah berjanji akan memberikan respons yang jauh lebih keras terhadap operasi terbaru Hizbullah ini. Dengan serangan udara yang terus berlanjut di Beirut dan hujan rudal di Israel Utara, harapan akan deeskalasi tampak kian menjauh. (BBC/AFP/Z-2)
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah prajurit UNIFIL asal Prancis kembali gugur. Macron tuding Hizbullah, sementara Presiden Aoun sampaikan duka mendalam.
Ia menegaskan bahwa prioritas Hizbullah bukan sekadar kembali ke situasi sebelumnya, tetapi memastikan penarikan pasukan Israel serta kembalinya warga Libanon ke desa-desa mereka.
Kabinet Netanyahu bergejolak setelah pengumuman gencatan senjata 10 hari di Libanon oleh Donald Trump tanpa melalui proses pemungutan suara resmi.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved