Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh terus memperketat pemantauan terhadap kondisi warga negara Indonesia (WNI) di seluruh wilayah Arab Saudi. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada situasi keamanan regional.
Pelaksana Fungsi Pensosbud 1 KBRI Riyadh, Mahendra, menyatakan bahwa pemantauan dilakukan secara intensif melalui jaringan satuan tugas (satgas) dan paguyuban masyarakat Indonesia.
“Saat ini KBRI terus memantau kondisi masyarakat Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Arab Saudi melalui satgas dan paguyuban yang ada. Laporan dari mereka kami jadikan acuan untuk menilai kondisi WNI saat ini,” ujar Mahendra dikutip dari Antara, Senin (2/3).
Meskipun secara umum kondisi WNI terpantau aman dan tetap beraktivitas normal, KBRI memberikan catatan khusus terkait kewaspadaan di beberapa titik strategis. WNI diminta lebih berhati-hati, terutama jika berada di wilayah yang berdekatan dengan instalasi militer Amerika Serikat.
“Kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan, terutama di wilayah yang menjadi lokasi instalasi militer Amerika Serikat, seperti di Kota Riyadh dan Dammam,” tegas Mahendra.
Ia menambahkan bahwa para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan mahasiswa sejauh ini tetap berbaur dengan komunitas lokal serta terus mengikuti instruksi resmi dari pemerintah setempat.
Sebagai langkah mitigasi, KBRI Riyadh mewajibkan WNI untuk aktif menjaga komunikasi melalui grup WhatsApp paguyuban di masing-masing wilayah, di mana perwakilan KBRI juga turut memantau di dalam grup tersebut.
Bagi WNI yang berada di Arab Saudi, berikut langkah-langkah yang diimbau oleh KBRI Riyadh:
KBRI Riyadh memastikan akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat guna menjamin perlindungan maksimal bagi seluruh warga negara Indonesia di Arab Saudi.
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Ketahanan Perbankan RI Tetap Kuat Hadapi Risiko Dampak Perang Timur Tengah
KEMENTERIAN Luar Negeri Iran pada Selasa (21/4) mengecam keras penyitaan kapal kargo berbendera Iran oleh pasukan Amerika Serikat (AS),
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menyatakan bahwa upaya untuk mengambil kembali persediaan uranium Iran yang telah diperkaya akan menjadi proses yang tidak mudah.
Donald Trump menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan Iran sampai tercapai kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik Timur Tengah.
Militer Israel konfirmasi keaslian foto tentaranya hancurkan patung Yesus di Libanon selatan. Insiden ini memicu kecaman keras dari berbagai pihak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved