Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGAN militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran yang memicu retaliasi lanjutan mulai membayangi stabilitas ekonomi global. Eskalasi konflik di Timur Tengah ini diprediksi akan mengganggu jalur distribusi rantai pasok dunia dan mendorong kenaikan harga komoditas energi secara signifikan.
Dewan Penasihat CILT Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pembina ALFI, Yukki Nugrahawan Hanafi, memperingatkan bahwa operasional militer skala besar atau Major Combat Operations yang melibatkan AS, Israel, dan Iran mengancam stabilitas politik dan ekonomi dunia.
Menurutnya, sektor logistik dan rantai pasok dipastikan akan terganggu jika perdamaian tidak segera terwujud di kawasan tersebut.
“Eskalasi konflik ini langsung menarik perhatian dunia akan gangguan rantai pasok logistik global yang bisa menekan ekonomi banyak negara. Terlebih retaliasi Iran saat ini melakukan blokade di Selat Hormuz yang merupakan jalur distribusi minyak dan gas utama dari Timur Tengah ke berbagai negara,” ujar Yukki.
Data per Sabtu (28/2) menunjukkan dampak langsung dari ketegangan ini, di mana harga minyak mentah jenis WTI menyentuh US$67 per barel dan Brent mencapai US$72,8 per barel.
Blokade di Selat Hormuz menjadi titik kritis karena jalur ini merupakan urat nadi bagi enam negara eksportir minyak utama, yaitu Arab Saudi, Irak, Uni Emirat Arab (UAE), Kuwait, Qatar, dan Iran sendiri.
Jika gangguan terus berlanjut, disrupsi impor minyak akan memukul negara-negara konsumen besar di Asia, termasuk India, China, Jepang, hingga kawasan Asia Tenggara.
Kondisi ini dikhawatirkan akan memicu inflasi energi, menekan daya beli masyarakat, serta menghambat tren penurunan suku bunga global yang sangat dinantikan pasar.
Bagi Indonesia, Yukki menilai ada dua dampak jangka pendek yang perlu diwaspadai pemerintah:
Kedua hal ini perlu menjadi fokus perhatian pemerintah Indonesia agar segera mengkalkulasi kesiapan dalam menghadapi berbagai skenario lanjutan dari konflik ini bila berkepanjangan,” tegas Yukki.
Ia pun berharap stabilitas di kawasan Timur Tengah dapat segera pulih demi menjaga pertumbuhan ekonomi global yang sebelumnya sudah tertekan oleh dinamika tarif dagang global sepanjang 2025. (Z-1)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved