Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Dubes RI untuk Amerika Serikat (AS), Dino Patti Djalal, mengkritisi serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran serta menilai wacana mediasi Presiden Prabowo Subianto tidak realistis. Ia mendorong Indonesia mengambil sikap tegas sesuai prinsip politik luar negeri bebas aktif.
Dino mengaku terkejut dan prihatin atas serangan tersebut, terlebih karena terjadi pada bulan Ramadan dan menyasar negara mayoritas Muslim.
“Kita semua shock melihat serangan Amerika dan Israel terhadap Iran. Dan kita terutama prihatin karena ini serangan terhadap suatu negara Islam di bulan Ramadan," kata Dino dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, @dinopattidjalal, Minggu (1/3).
Dalam pandangannya terkait serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, Dino menilai konflik tersebut berpotensi berlangsung lama.
Ia berpandangan bahwa tujuan serangan bukan sekadar menghentikan kapasitas nuklir Iran, tetapi juga untuk menggulingkan pemerintahan di Teheran. Berbagai instrumen disebut akan digunakan, mulai dari kekuatan militer, tekanan politik dan ekonomi, hingga operasi intelijen.
"Perang ini juga akan menyeret pihak-pihak luar dan menyebarkan guncangan di luar wilayah Iran," sebutnya.
Ia menambahkan, Iran memiliki jaringan politik dan militer yang signifikan di kawasan Timur Tengah sehingga konflik berpotensi meluas. Menurut Dino, sekalipun terjadi pergantian pemerintahan di Teheran, hal itu tidak otomatis membenarkan aksi militer dari sisi moral maupun hukum internasional.
Dalam poin berikutnya, Dino menegaskan bahwa Iran merupakan pihak yang diserang, bukan pihak yang menyerang. Ia menilai kegagalan perundingan tidak dapat dijadikan alasan pembenaran penggunaan kekuatan militer.
Dino juga menyinggung peran Oman sebagai mediator yang sebelumnya menyatakan adanya kemajuan signifikan dalam perundingan antara Washington dan Teheran.
Ia memperingatkan bahwa pendekatan penyelesaian konflik melalui kekuatan militer berisiko mengganggu stabilitas dan perdamaian internasional
Dino turut menanggapi pernyataan pemerintah yang menyebut Presiden RI Prabowo Subianto siap terbang ke Teheran untuk menjadi penengah konflik. Sebagai akademisi dan diplomat senior, ia mempertanyakan realisme gagasan tersebut.
"Dan ini secara politik, diplomatik dan juga logistik, tidak mungkin terjadi. Ini akan menjadi political suicide atau bunuh diri politik bagi Presiden Prabowo di dalam negeri," ujarnya.
"Saya sunggu tidak tahu, darimana datangnya ide yang menakjubkan ini, agar Presiden Prabowo terbang ke Taheran untuk menjadi mediator konflik segitiga ini," paparnya.
"Ini tidak realistis dan tidak akan mungkin terjadi. Kita harus jujur mengenai hal ini," ucapnya.
Menurut Dino, Amerika Serikat jarang bersedia dimediasi pihak ketiga dalam situasi serangan militer. Ia juga menilai belum terdapat tingkat kedekatan atau kepercayaan yang memadai antara Pemerintah Indonesia saat ini dengan Iran untuk memediasi konflik sebesar itu.
"Ego AS sebagai negara superpower terlalu tinggi untuk menerima itu," sebutnya.
Selain itu, ia menilai kecil kemungkinan Presiden AS Donald Trump atau Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bersedia terlibat dalam skema mediasi di Teheran.
Dino juga menyebut bahwa upaya mediasi akan mengharuskan adanya pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menurutnya sangat sulit secara politik dan diplomatik.
"Presiden Trump kali ini tidak mau Indonesia ikut campur, karena moodnya pada saat ini sedang gelap mata untuk menumbangkan pemerintah Iran," lanjutnya
Alih-alih mencari peran sebagai mediator, Dino mendorong Indonesia untuk menegaskan posisi secara lugas dan konsisten dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif serta komitmen terhadap hukum internasional.
"Menurut saya yang paling penting bagi Indonesia bukan mencari peran sebagai juru damai dalam konflik ini karena ini tidak realistis tapi justru untuk menegaskan posisi Indonesia secara jelas, secara tegas dan secara lugas. Kita harus berani menyatakan apa yang benar-benar dan apa yang salah-salah apapun risikonya," tuturnya.
Menurut Dino, langkah tersebut penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang berprinsip dan tidak mudah dipandang remeh oleh negara adidaya.
Ia bahkan menyarankan agar Presiden Prabowo mempertimbangkan menulis surat kepada Presiden Trump untuk menangguhkan pengiriman pasukan perdamaian Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, sembari mengkaji perkembangan situasi di Timur Tengah.
"Kita tidak ingin misi perdamaian Indonesia menyimpang dari mandat ISF, meskipun tidak disengajai," ucapnya.
Indonesia harus menghindari risiko, pasukan Indonesia terjebak dalam komplikasi, yang mungkin timbul dari konflik segita AS-Israel dan Iran yang masih akan terus berkembang.
"Pikirkan secara matang-matang dan seksama, validasi sejarah jauh lebih penting daripada validasi dari Gedung Putih,” pungkasnya. (Fer/P-3)
Proyek hilirisasi tahap kedua ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru dengan nilai investasi mencapai Rp116 triliun.
KETUA Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengapresiasi pembangunan 13 proyek hilirisasi II oleh BPI Danantara dan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto, Rabu (29/4), berikut daftarnya
DINAS Pertanian dan Perikanan Pekanbaru memastikan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di Kota Pekanbaru pada momen Idul Adha 1446 H dalam kondisi sehat. Sapi simental berbobot nyaris 1 ton
Syahganda menyebut penunjukan Jumhur sebagai awal ‘pertarungan baru’, terutama dalam menghadapi kekuatan oligarki yang dinilai merusak lingkungan.
Partai Ummat juga menyerukan Kementerian Hukum menjaga independensi sebagai lembaga eksekutif yang seharusnya memberikan pelayanan.
Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembangunan flyover di Bekasi guna mencegah kecelakaan kereta api. Anggaran Rp4 triliun disiapkan untuk 1.800 titik.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved