Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Gereja Sedunia (WCC) menyerukan Uni Eropa untuk menjatuhkan sanksi dan embargo senjata terhadap Israel atas kejadian yang digambarkan sebagai perang genosida di Jalur Gaza dan pelanggaran terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
Koordinator lokal Program Pendampingan Ekumenis di Palestina dan Israel, Iskandar Majlton, yang berafiliasi dengan Dewan Gereja Sedunia, mengatakan, Rabu (31/12), dewan tersebut sangat terkejut dengan siklus kekerasan dan penderitaan yang luar biasa di wilayah tersebut.
Ia mengatakan posisi dewan didasarkan pada hukum internasional dan hak asasi manusia. Dewan tersebut mengutuk keras semua serangan yang menargetkan warga sipil.
Ia menambahkan bahwa dunia sedang menyaksikan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi di Jalur Gaza.
Ia melanjutkan ribuan warga sipil telah tewas, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Hampir seluruh penduduk telah mengungsi di tengah kehancuran, kelaparan, dan penyakit yang meluas.
Ia menekankan bahwa siklus kekerasan yang tragis di Gaza tidak dimulai pada Oktober 2023, melainkan merupakan hasil dari pendudukan selama beberapa dekade, blokade yang diberlakukan di Gaza, dan ketidaksetaraan sistematis.
Diketahui, Komite Sentral Dewan Gereja Sedunia, yang bertemu di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 18-24 Juni 2025, berkumpul dalam ratapan dan kemarahan yang mendalam karena krisis di Palestina dan Israel meningkat ke tingkat yang secara terang-terangan melanggar hukum humaniter internasional dan hak asasi manusia serta prinsip-prinsip moralitas yang paling mendasar.
"Kami mengakui perbedaan yang jelas antara bangsa Yahudi, saudara seiman kami, dan tindakan Pemerintah Israel. Kami menegaskan kembali bahwa WCC berdiri teguh melawan segala bentuk rasisme, termasuk antisemitisme, rasisme anti-Arab, dan islamofobia. Namun, penderitaan yang tak tertahankan yang ditimpakan kepada rakyat Gaza dan meningkatnya kekerasan serta penindasan di Tepi Barat dan Jerusalem memaksa persekutuan gereja-gereja global untuk berbicara dengan jelas, mendesak, dan berkomitmen pada prinsip-prinsip keadilan di bawah hukum dan etika internasional," ujar WCC dalam laman resminya.
Kampanye militer Pemerintah Israel di Gaza telah menyebabkan pelanggaran berat terhadap Konvensi Jenewa Keempat yang dapat dianggap sebagai genosida dan/atau kejahatan lain berdasarkan Statuta Roma Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Bersamaan dengan itu, Tepi Barat dan Jerusalem Timur yang diduduki terus mengalami peningkatan kekerasan, perluasan pemukiman ilegal, dan pelanggaran hak asasi manusia secara sistemik. Tindakan-tindakan ini menentang norma-norma hukum internasional, termasuk Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, Konvensi Jenewa, perjanjian hak asasi manusia internasional, dan berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum.
Dewan Gereja Sedunia menegaskan kembali komitmennya yang telah lama terhadap dialog dan kerja sama antaragama, serta hukum internasional sebagai kerangka kerja untuk perdamaian, keadilan, dan akuntabilitas.
Dalam semangat ini, Komite Sentral Dewan Gereja Sedunia menyerukan:
1. Menyebutkan Realitas Apartheid: Kami mengakui dan mengecam sistem apartheid yang diberlakukan oleh Israel terhadap rakyat Palestina, yang melanggar hukum internasional dan hati nurani moral.
2. Menerapkan Sanksi dan Akuntabilitas: Kami menyerukan kepada negara-negara, gereja-gereja, dan lembaga-lembaga internasional untuk menjatuhkan konsekuensi atas pelanggaran hukum internasional, termasuk sanksi yang ditargetkan, divestasi, dan embargo senjata. Dukungan penuh harus diberikan kepada Mahkamah Pidana Internasional dan mekanisme PBB yang menyelidiki potensi kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
3. Menegaskan Hak dan Kebebasan Palestina: Kami menjunjung tinggi hak asasi manusia Palestina yang tidak dapat dicabut untuk kebebasan, keadilan, kepulangan, dan penentuan nasib sendiri. Kami menuntut diakhirinya pendudukan dan pencabutan blokade ilegal di Gaza.
4. Dukungan untuk ketahanan dan kesaksian gereja-gereja dan komunitas Kristen Palestina yang menjunjung tinggi hak mereka untuk tetap berada di tanah mereka dan untuk menjalankan keyakinan mereka secara bebas.
"Kami memuji kepemimpinan pemerintah Afrika Selatan dalam mencari keadilan dan akuntabilitas terhadap hukum internasional melalui Mahkamah Internasional (ICJ), dan mendesak semua negara untuk mematuhi putusan ICJ. Gereja-gereja di seluruh dunia dipanggil untuk bersaksi, bersuara, dan bertindak."
Dalam tulisan itu, WCC mengutip sejumlah ayat dalam Alkitab.
"Dan hasil kebenaran ditabur dalam damai bagi mereka yang menciptakan perdamaian." Yakobus 3:18
"Tetapi biarlah keadilan mengalir seperti air, dan kebenaran seperti sungai yang mengalir terus-menerus." Amos 5:24. (MEM/I-2)
UE adopsi paket sanksi ke-20 terhadap Rusia, menyasar sektor energi hingga perbankan. Terminal Minyak Karimun di Indonesia ikut terseret daftar sanksi.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan risiko besar jika bantuan senjata dan atensi diplomatik AS beralih sepenuhnya ke konflik Iran.
Windrawan Inantha memaparkan dalam ranah perdagangan sawit global Uni Eropa telah beralih dari pasar atau pembeli produk menjadi penentu arah industri.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen umumkan aplikasi ID digital untuk verifikasi usia online demi lindungi anak-anak tanpa mengorbankan privasi.
Kekalahan telak Viktor Orban dalam pemilu Hungaria disambut lega Uni Eropa. Peter Magyar berjanji pulihkan demokrasi dan perbaiki hubungan dengan Brussels.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kunjungi Tiongkok untuk perkuat dagang di tengah ketegangan dengan AS. Spanyol dipandang sebagai gerbang strategis ke pasar global.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved