Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJABAT senior intelijen dan keamanan Iran, Ali Shamkhani, memperingatkan bahwa setiap agresi terhadap Iran akan menerima respons langsung dan sangat keras, di luar imajinasi para perancangnya, menyusul ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap program rudal Teheran. Pernyataan ini disampaikan Shamkhani melalui media sosial pada Senin (29/12).
"Dalam doktrin pertahanan Iran, beberapa respons telah ditentukan sebelum ancaman mencapai tahap implementasi," tulis Shamkhani di platform X.
Sebagai orang kepercayaan dekat pemimpin tertinggi Iran, Shamkhani termasuk di antara sedikit pejabat senior politik, keamanan, dan militer yang selamat dari serangan udara Israel di Teheran pada Juni 2025.
Awalnya dilaporkan tewas, Shamkhani muncul beberapa hari kemudian dengan luka parah akibat serangan di apartemennya di kawasan atas kota.
"Kemampuan rudal dan pertahanan Iran tidak dapat dikendalikan dan tidak memerlukan izin. Setiap agresi akan mendapat respons keras, segera, dan di luar imajinasi para perancangnya," tegas Shamkhani, mantan sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Peringatan ini disampaikan hanya beberapa jam setelah Trump mengancam akan menghancurkan program rudal Iran jika Teheran mencoba membangun kembali kapasitas militernya.
Trump menegaskan akan bertindak segera terhadap pengembangan nuklir Iran dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 29 Desember.
"Saya dengar Iran mencoba membangun kembali kekuatannya. Jika mereka melakukannya, kita harus menjatuhkan mereka. Kita akan menghancurkan mereka habis-habisan," kata Trump di luar Mar-a-Lago.
Intelijen Israel memperkirakan Iran masih memiliki sekitar 1.500 rudal setelah perang pada Juni, menurun dari 3.000 sebelumnya. Netanyahu diperkirakan akan mendorong Trump untuk melakukan aksi militer baru yang menargetkan fasilitas produksi rudal Iran.
Pada Juni lalu, Amerika Serikat mengebom tiga fasilitas nuklir Iran setelah serangan Israel menargetkan fasilitas nuklir, tokoh militer senior, dan ilmuwan Iran. Iran merespons dengan serangan rudal, termasuk ke pangkalan AS di Qatar.
Iran menegaskan bahwa program rudalnya adalah bagian inti dari strategi pertahanan terhadap ancaman regional dan menolak untuk bernegosiasi mengenai hal tersebut. (Intellinews/I-2)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved