Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TEKA-TEKI mengenai pesawat yang tiba di Afrika Selatan membawa lebih dari 150 warga Palestina semakin rumit pada Rabu (19/11). Ini setelah perusahaan yang disebut-sebut terlibat dalam perjalanan tersebut merespons pemberitaan media.
Al-Majd Europe, organisasi yang menurut beberapa penumpang mengatur perjalanan mereka, menjadi sorotan karena sejumlah ketidaksesuaian dalam profil publiknya. Respons perusahaan itu justru memperbesar pertanyaan tentang bagaimana para penumpang bisa meninggalkan Timur Tengah dan siapa pihak yang bertanggung jawab atas perjalanan tersebut.
Dalam pernyataan panjang yang dirilis Selasa (18/11) malam, Al-Majd tidak secara tegas mengakui perannya dalam pengorganisasian penerbangan yang oleh pejabat Afrika Selatan disebut sebagai operasi yang jelas-jelas diatur setelah pesawat yang mendarat di Johannesburg pekan lalu mengejutkan pemerintah setempat.
Perusahaan itu hanya menyatakan bahwa satu-satunya interaksinya dengan otoritas Israel yaitu untuk mengoordinasikan keluarnya pesawat dari Gaza.
Menteri Kehakiman dan Luar Negeri Afrika Selatan Ronald Lamola sebelumnya mengatakan bahwa penerbangan tersebut merupakan bagian dari agenda yang jelas untuk membersihkan warga Palestina dari Gaza dan Tepi Barat.
Ia tidak menyebut pihak yang bertanggung jawab, tetapi komentarnya dipandang luas sebagai sindiran terhadap Israel di tengah gencatan senjata rapuh dan krisis kemanusiaan berkepanjangan.
Afrika Selatan, yang sejak lama vokal mengkritik Israel, telah membawa kasus dugaan genosida ke Mahkamah Internasional pada akhir 2023.
Israel membantah tuduhan tersebut dan proses hukum masih berjalan.
"Kami sebagai pemerintah Afrika Selatan curiga terhadap keadaan seputar kedatangan pesawat dan penumpang yang ada di dalamnya," kata Lamola seraya menegaskan negaranya akan menyelidiki lebih jauh.
COGAT, lembaga penghubung Israel untuk urusan Palestina, mengatakan bahwa warga Palestina yang meninggalkan Gaza mendapat izin dari negara ketiga, meski tidak menyebut negara tersebut.
Sementara itu, seorang juru bicara pemerintah Israel menyatakan bahwa Benjamin Netanyahu telah menegaskan warga Gaza diperbolehkan keluar dan kembali kapan pun mereka mau.
Rencana perdamaian Presiden Donald Trump sebelumnya menyebut bahwa tidak ada warga yang akan dipaksa meninggalkan Gaza.
Namun, kekhawatiran mengenai pembersihan etnis terus mencuat setelah Israel pada Februari menginstruksikan militernya menyiapkan opsi agar warga Palestina dapat meninggalkan wilayah itu secara sukarela, menyusul persetujuan atas usulan bahwa Gaza dikosongkan dari penduduk.
Pesawat carteran tersebut mendarat di Bandara Internasional OR Tambo pada Kamis (20/11), mengejutkan otoritas Afrika Selatan. Presiden Cyril Ramaphosa mengatakan penumpang berasal dari Gaza dan secara misterius berada di dalam pesawat tanpa dokumen sah untuk masuk.
Dia menambahkan bahwa Afrika Selatan menerimanya karena rasa iba, tetapi mengaku sepertinya mereka memang sedang diusir dari negaranya.
Para penumpang awalnya ditolak masuk karena tidak menunjukkan rencana tinggal ataupun stempel keluar di paspor. Namun, 130 warga Palestina kemudian diproses dan diterima oleh organisasi kemanusiaan lokal Gift of the Givers.
Sisanya melanjutkan perjalanan ke negara lain. Warga Palestina sendiri dapat memasuki Afrika Selatan tanpa visa selama 90 hari.
Dua warga Palestina yang diwawancara mengaku membayar US$2.000 per kursi dalam perjalanan yang dikatakan diatur Al-Majd Europe. Mereka menceritakan bahwa mereka dibawa dengan bus dari Gaza melalui perlintasan Kerem Shalom sebelum diterbangkan dari bandara Israel.
Namun, penelusuran NBC News, Kamis (20/11), menemukan banyak kejanggalan terkait Al-Majd. Perusahaan itu mengeklaim berdiri pada 2010 di Jerman, tetapi tidak ada rekam jejak daring yang lebih tua dari awal tahun ini.
Situsnya baru aktif sejak Februari, akun media sosialnya dibuat tahun ini, dan perusahaan itu tidak tercatat dalam administrasi pajak Jerman. Bahkan, foto di halaman tentang terdeteksi sebagai gambar hasil rekayasa AI.
Beberapa posting blognya mencantumkan kisah dan gambar yang tidak konsisten, termasuk foto seorang perempuan yang ternyata berasal dari artikel Middle East Eye dengan identitas berbeda.
Situs Al-Majd juga mencantumkan Talent Globus sebagai entitas penyelenggara untuk program migrasi dari Gaza. Namun, data perusahaan menunjukkan Talent Globus baru didaftarkan di Estonia pada 2024, bukan satu dekade lalu seperti klaimnya. Nomor telepon perusahaan pun tidak berfungsi.
Talent Globus kemudian mengeluarkan pernyataan yang membantah keterlibatannya dengan Mossad dan mengatakan perusahaan itu didirikan oleh pengungsi, termasuk dari Gaza. Pernyataan itu tidak menyinggung langsung kasus penerbangan ke Afrika Selatan.
Kedutaan Besar Palestina di Afrika Selatan mengatakan memantau situasi dan bekerja sama dengan otoritas setempat untuk memastikan keselamatan warga yang terlibat, tetapi tidak memberikan rincian karena sensitivitas kasus ini.
Kementerian Luar Negeri Palestina berterima kasih kepada pemerintah dan rakyat Afrika Selatan atas dukungan mereka, sekaligus memperingatkan perusahaan mana pun yang memikat warga Palestina untuk meninggalkan Gaza dan menghasut mereka untuk dideportasi akan menghadapi konsekuensi hukum.
Warga Palestina juga diingatkan agar berhati-hati terhadap potensi perdagangan manusia. (NBC News/I-2)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved