Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Benjamin Netanyahu berencana menunda pernikahan putranya karena takut serangan pesawat nirawak (drone) di tengah kecamuk perang Israel di Jalur Gaza dan Libanon. Demikian laporan media setempat, Rabu (30/10).
Pernikahan Avner Netanyahu direncanakan berlangsung pada 26 November di wilayah Sharon, Tel Aviv barat. Namun, Netanyahu takut jika berlangsungnya pesta pernikahan sesuai jadwal dapat menjadi risiko keamanan bagi yang hadir sehingga dia ingin menundanya.
Itu dilaporkan media siaran publik Israel KAN. Belum ada tanggapan dari kantor Netanyahu mengenai laporan tersebut.
Sebelumnya pada 19 Oktober, drone Hizbullah sempat mengenai jendela kamar Netanyahu di Caesarea, Israel utara.
Israel telah melancarkan operasi udara besar-besaran di Libanon sejak bulan lalu dengan dalih menargetkan Hizbullah dalam eskalasi perang lintas perbatasan selama setahun antara Israel dan kelompok itu sejak dimulai serangan brutal Israel di Gaza.
Lebih dari 2.700 orang telah tewas dan hampir 12.500 orang terluka dalam serangan Israel sejak Oktober tahun lalu, kata otoritas kesehatan Libanon. Israel memperluas konflik pada 1 Oktober tahun ini dengan melancarkan serangan ke Lebanon selatan. (Ant/Z-2)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah prajurit UNIFIL asal Prancis kembali gugur. Macron tuding Hizbullah, sementara Presiden Aoun sampaikan duka mendalam.
Ia menegaskan bahwa prioritas Hizbullah bukan sekadar kembali ke situasi sebelumnya, tetapi memastikan penarikan pasukan Israel serta kembalinya warga Libanon ke desa-desa mereka.
Kabinet Netanyahu bergejolak setelah pengumuman gencatan senjata 10 hari di Libanon oleh Donald Trump tanpa melalui proses pemungutan suara resmi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved