Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL mengeklaim pada Jumat (27/9) bahwa serangan udara yang dilakukan pada Selasa (24/9) di pinggiran selatan Beirut mengakibatkan kematian tiga pejabat Hizbullah.
Awalnya, tentara Israel mengumumkan terbunuhnya Mohammed Qabisi. Namun kemudian mengatakan pejabat lainnya juga tewas dalam serangan yang sama.
"Serangan yang dilakukan oleh tentara pada Selasa di Beirut selatan menyebabkan kematian Mohammed Qabisi, komandan unit rudal di Hizbullah, serta wakilnya Abbas Ibrahim Sharaf al-Din, dan Hussein Hani pejabat lain di dalam sistem rudal," demikian pernyataan yang dikeluarkan.
Baca juga : Makin Panas, Serangan Udara Israel Tewaskan Lima Tentara Suriah
Militer mengatakan bahwa dalam serangan udara lain, Jihad Shafiq Khazal Khanfar, pejabat lain di sistem rudal darat-ke-darat Hizbullah, berhasil dieliminasi.
Hizbullah tidak segera mengomentari klaim militer Israel tersebut. Namun, kelompok Libanon pada Rabu telah mengonfirmasi kematian Qabisi.
Hizbullah dan Israel telah terlibat dalam perang lintas batas sejak dimulainya perang Israel di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 41.500 orang menyusul serangan lintas batas yang dilakukan Hamas pada Oktober tahun lalu.
Pengeboman Israel terhadap wilayah di Libanon telah menewaskan ratusan orang pada minggu ini, sedangkan upaya gencatan senjata sementara belum membuahkan hasil apa pun. (Ant/Z-2)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah prajurit UNIFIL asal Prancis kembali gugur. Macron tuding Hizbullah, sementara Presiden Aoun sampaikan duka mendalam.
Ia menegaskan bahwa prioritas Hizbullah bukan sekadar kembali ke situasi sebelumnya, tetapi memastikan penarikan pasukan Israel serta kembalinya warga Libanon ke desa-desa mereka.
Kabinet Netanyahu bergejolak setelah pengumuman gencatan senjata 10 hari di Libanon oleh Donald Trump tanpa melalui proses pemungutan suara resmi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved