Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Palestina Mahmoud Abbas meyerukan kepada masyarakat internasional, khususnya Amerika Serikat (AS). Dia meminta para sekutu Israel menghentikan pengiriman senjata guna mengakhiri pertumpahan darah di Tepi Barat dan Gaza.
Abbas, yang berbicara pada pertemuan tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), secara khusus menyoroti AS karena pengiriman senjatanya dan veto resolusi Dewan Keamanan yang mengecam perang Israel yang berlangsung hampir setahun melawan militan Hamas di Gaza.
"Hentikan kejahatan ini. Hentikan sekarang. Hentikan pembunuhan anak-anak dan wanita. Hentikan genosida. Hentikan pengiriman senjata ke Israel. Kegilaan ini tidak boleh berlanjut. Seluruh dunia bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada rakyat kami di Gaza dan Tepi Barat," dilansir VoA, Jumat (27/8).
Baca juga : AS Desak Warganya Tinggalkan Libanon
Ia mengatakan AS, dengan menggunakan hak vetonya dalam pemungutan suara di Dewan Keamanan, secara efektif mengatakan, “Tidak, pertempuran akan terus berlanjut."
Abbas mengatakan AS memberikan Israel senjata mematikan yang digunakannya untuk membunuh ribuan warga sipil, anak-anak, dan wanita yang tidak bersalah. Hal ini semakin mendorong Israel untuk terus melakukan agresi, dan berpendapat bahwa Israel tidak layak menjadi anggota PBB.
Abbas mengatakan bahwa ketika perang berakhir, Otoritas Palestina harus menjalankan kontrol penuh atas Jalur Gaza, sebuah sikap yang ditolak Israel.
Meski tidak menyebut Hamas, Abbas berkata, “Sejak hari pertama, saya menekankan perlunya segera menghentikan perang. Saya mengutuk pembunuhan warga sipil, terlepas dari siapa mereka dan terlepas dari pihak mana mereka berada atau dari siapa pun mereka berasal. Saya menuntut pembebasan tahanan dan mereka yang ditahan oleh kedua belah pihak.”
Pernyataannya disampaikan seminggu setelah ia menyerukan konferensi perdamaian di Madrid yang bertujuan untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Pembicaraan yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata telah menemui jalan buntu selama berbulan-bulan. (I-2)
AS menegaskan Iran tetap tampil di Piala Dunia 2026 meski muncul isu digantikan Italia. Ada syarat khusus terkait delegasi Iran.
KETUA Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan Teheran siap meningkatkan militernya di tengah memanasnya ketegangan Amerika Serikat atau AS jelang gencatan senjata berakhir
Merespons kejadian tersebut, Iran melancarkan serangan drone terhadap kapal-kapal perang AS, yang menyebabkan pasukan AS mundur.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya sikap waspada dalam menghadapi pihak lawan.
Pembicaraan teknis dengan International Atomic Energy Agency (IAEA) akan menjadi kunci untuk memastikan Iran mematuhi isi perjanjian yang disepakati.
Di sisi lain, pemerintahan Trump menyatakan bahwa mencegah Iran memperoleh senjata nuklir merupakan tujuan utama dalam kebijakan luar negeri mereka.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved