Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
“Karena mereka sudah mencobanya sebelumnya. Israel menduduki Libanon untuk waktu yang sangat lama dan diusir pada 2000, sebagian besar karena perlawanan gerakan Hizbullah,” katanya.
Aikat menambahkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengobarkan perang terhadap Hizbullah karena dia telah gagal di Gaza.
“Netanyahu menyatakan tiga tujuan: memenggal kepala Hamas, membebaskan sandera dengan paksa, dan mengubah rezim di Gaza. Dan dia gagal dalam ketiganya. Kini mereka telah menambahkan dimensi lain pada perang ini, memulangkan orang-orang ke desa dan kampung halamannya, dan seterusnya. Namun hal itu tidak mungkin terjadi,” tambahnya.
Baca juga : Hizbullah Tunjuk Komandan Baru Pengganti Aqil yang Dibunuh Israel
“Karena kita pasti akan melihat peningkatan di pihak Hizbullah dalam beberapa hari ke depan. Jadi kita mungkin akan melihat lebih banyak orang Israel meninggalkan rumah dan kota mereka dan pergi lebih jauh ke wilayah Israel," lanjutnya.
Aikat menyebut bahwa AS tidak serius mendorong Israel untuk melakukan gencatan senjata di Gaza.
“Dalam kemitraan ini, Amerikalah yang menjadi mitra senior, merekalah yang memasok senjata, lampu hijau, dan perlindungan di PBB,” pungkas Aikat kepada Al Jazeera. Namun, kata dia, AS pun telah gagal menggunakan pengaruhnya tersebut. (M-3)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah prajurit UNIFIL asal Prancis kembali gugur. Macron tuding Hizbullah, sementara Presiden Aoun sampaikan duka mendalam.
Ia menegaskan bahwa prioritas Hizbullah bukan sekadar kembali ke situasi sebelumnya, tetapi memastikan penarikan pasukan Israel serta kembalinya warga Libanon ke desa-desa mereka.
Kabinet Netanyahu bergejolak setelah pengumuman gencatan senjata 10 hari di Libanon oleh Donald Trump tanpa melalui proses pemungutan suara resmi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved