Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKELOMPOK tokoh negara terkemuka di India menulis surat kepada Menteri Pertahanan India Rajnath Singh yang meminta penghentian proses perizinan yang memungkinkan eksportir mengirim senjata dan amunisi ke Israel. Kelompok tersebut mencakup mantan hakim Mahkamah Agung dan pengadilan tinggi, ekonom, aktivis, dan penulis termasuk penulis pemenang penghargaan Booker Prizes, Arundhati Roy.
"Anda diminta untuk meninjau dan membatalkan/menangguhkan semua lisensi yang ada untuk pasokan senjata dan amunisi militer oleh perusahaan-perusahaan India ke Israel," kata kelompok tersebut sebagaimana dilaporkan Anadolu, Jumat (2/8).
Kelompok itu menekankan bahwa India harus segera menangguhkan kerja samanya dalam pengiriman material militer ke Israel. Lebih jauh, pemerintah India diminta melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa senjata yang telah dikirim ke Israel tidak digunakan untuk berkontribusi pada tindakan genosida atau pelanggaran hukum humaniter internasional.
Baca juga : Terungkap, India Ekspor Roket dan Bahan Peledak ke Israel
Kelompok tersebut juga menuntut agar rincian lisensi ekspor, termasuk negara tujuan ekspor, tetap berada dalam domain publik karena rinciannya sudah tidak tersedia di situs web. Setidaknya terdapat tiga perusahaan di India yang bergerak di bidang manufaktur dan ekspor senjata dan amunisi telah diberikan lisensi untuk
mengekspor senjata dan peralatan militer ke Israel, bahkan selama perang yang sedang berlangsung di Jalur Gaza dan setelah putusan Mahkamah Internasional.
"India terikat oleh berbagai hukum dan perjanjian internasional yang mewajibkan India untuk tidak memasok senjata militer ke negara-negara yang terbukti bersalah atas kejahatan perang karena ekspor apa pun dapat digunakan untuk pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional," ucapnya.
Sebelumnya, partai-partai sayap kiri juga menuntut India untuk membatalkan semua lisensi dan izin ekspor ke berbagai perusahaan India untuk pasokan senjata dan amunisi militer ke Israel.
Meskipun pemerintah belum mengeluarkan pernyataan apa pun mengenai pasokan senjata ke Israel, Al-Jazeera Media Group dalam penyelidikan mengklaim bahwa New Delhi memasok senjata ke negara tersebut.
Pada Juni, mantan Duta Besar Israel untuk India Daniel Carmon mengatakan bahwa India mungkin memasok senjata ke Israel sebagai tanda terima kasih atas bantuan Israel selama perang Kargil pada 1999 antara India dan Pakistan. (Ant/Z-2)
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved