Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN asisten khusus Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) Maryam Hassanein mengatakan pemerintahan Joe Biden secara membabi buta mendukung perang Israel di Gaza.
Hassanein telah mundur dari jabatannya sebagai asisten khusus pada Departemen Dalam Negeri AS pada Selasa (2/7) waktu setempat.
“Saya benar-benar berpikir apa yang saya dan pejabat lain yang mengundurkan diri telah lihat, bulan demi bulan, adalah dukungan yang buta dan destruktif terhadap Israel dan pendudukan Israel bahkan setelah semua kekejaman yang mereka lakukan di Gaza,” kata Hassanein kepada Al Jazeera.
Baca juga : Biden Dukung Protes Damai Gaza di Hadapan Mahasiswa
“Saya melihat pemerintahan yang benar-benar tidak mendengarkan suara-suara seperti saya dan orang lain yang ingin melihat kebebasan dan keadilan bagi warga Palestina,” kata Hassanein, yang merupakan salah satu dari 12 pejabat pemerintahan Biden yang secara terbuka mengundurkan diri karena dukungan AS terhadap perang terhadap Palestina. Gaza.
“Saya pikir pemerintah terus mengabaikan suara-suara ini dengan mendanai dan memungkinkan terjadinya genosida di Gaza,” pungkasnya
Sebelumnya, belasan pejabat AS mengundurkan diri, karena Presiden Joe Biden mendukung agresi militer Israel ke Palestina.
Baca juga : Belum Hentikan Pengiriman, AS hanya Kecam Penggunaan Senjatanya di Gaza
Para pejabat AS yang mundur berasal dari berbagai instansi, termasuk dari lingkaran Gedung Putih. Departemen Luar Negeri AS menjadi yang terbanyak pejabatnya mengundurkan diri.
Joe Biden bertekad untuk tetap maju pada pemilu Amerika Serikat (AS) dan mengalahkan Donald Trump di tengah kritik yang muncul agar ia muncur dari pencalonan.
Tekanan pada Biden untuk mengundurkan diri semakin meningkat setelah penampilan buruk dalam debat karena ia dinilai kehilangan alur berpikir sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang usia dan kebugaran mentalnya.
(Aljazeera/fer)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved