Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Luar Negeri Iran meremehkan serangan Israel dan mengatakan negaranya tidak akan membalas kecuali kepentingan Iran menjadi sasarannya.
Seperti diketahui pada Jumat (19/4) lalu, media pemerintah Iran melaporkan sebuah drone kecil Israel yang memasuki wilayah Iran berhasil ditembak jatuh.
Media di Amerika Serikat mengutip para pejabat di sana mengatakan Israel melancarkan serangan sebagai pembalasan atas serangan drone dan rudal Teheran yang ditembakkan ke Israel akhir pekan lalu.
Baca juga : Ribuan orang Berkumpul di Iran Dukung Serangan terhadap Israel
“Apa yang terjadi tadi malam bukanlah serangan,” kata Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian kepada NBC News dalam wawancara Jumat. “Itu adalah penerbangan dua atau tiga quad-copter, yang setara dengan mainan yang digunakan anak-anak kami di Iran.”
“Selama tidak ada petualangan baru atas nama rezim Israel melawan kepentingan Iran, kami tidak akan memberikan tanggapan (membalas)," ujarnya menambahkan.
‘Serangan’ Israel pada Jumat mendorong para pemimpin dunia untuk menyerukan ketenangan dan deeskalasi karena kekhawatiran akan konflik yang lebih luas dengan latar belakang perang di Gaza yang dimulai pada 7 Oktober.
Baca juga : Iran Serang Israel dengan Ratusan Drone dan Rudal
Pekan lalu, Iran melancarkan serangan langsung pertamanya ke wilayah Israel. Serangan tersebut merupakan respons terhadap serangan udara mematikan pada 1 April terhadap konsulat Teheran di Damaskus, yang oleh Iran disalahkan pada Israel.
Tentara Israel mengatakan sebagian besar dari lebih dari 300 rudal dan drone yang ditembakkan oleh Iran ditembak jatuh – dengan bantuan Amerika Serikat dan sekutu lainnya – dan serangan itu hanya menyebabkan kerusakan kecil.
Para pejabat Israel belum memberikan komentar publik mengenai apa yang terjadi pada hari Jumat, dan para analis mengatakan kuntuk saat ini kedua belah pihak berupaya melakukan deeskalasi.
“Jika rezim Israel berniat mengambil tindakan lain yang bertentangan dengan kepentingan kami, tanggapan kami selanjutnya akan segera dan maksimal,” kata Amir-Abdollahian dalam wawancara tersebut.(AFP/M-3)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved