Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu rumah sakit terakhir yang tersisa di Jalur Gaza utara, Palestina, berhenti beroperasi pada Selasa (19/12) setelah diserbu oleh tentara Israel. Ini dikatakan direkturnya, Fadel Naim.
Fadel Naim mengatakan kepada AFP bahwa pasukan Israel menyerang rumah sakit Al-Ahli dan menangkap dokter, staf medis, dan pasien, serta menghancurkan sebagian halaman bangunan tersebut.
Serangan Israel telah, "Membuat rumah sakit tidak dapat berfungsi lagi," katanya. "Kami tidak dapat menerima pasien atau cedera."
Baca juga: HRW Tuduh Israel Gunakan Kelaparan Warga sebagai Strategi Perang
Setidaknya empat orang yang terluka akibat tembakan Israel pada Senin (18/12) dan meninggal pada Selasa setelah terluka dalam serangan ke Al-Ahli. "Informasi kami, ada puluhan korban luka di jalan sekitar," katanya.
Al-Ahli, juga dikenal sebagai rumah sakit Baptist atau Ahli Arab, telah rusak parah akibat ledakan di tempat parkir mobilnya pada 17 Oktober. Ini mengakibatkan sedikitnya puluhan kematian.
Kelompok militan Hamas dan Jihad Islam menuduh Israel--yang menyangkal bertanggung jawab dan menyalahkan roket Jihad Islam yang salah sasaran--sebagai penyebab ledakan tersebut.
Baca juga: AS Bentuk Koalisi, Houthi Tetap Serang Kapal di Laut Merah
Rumah sakit, yang dilindungi hukum kemanusiaan internasional, telah berulang kali terkena serangan Israel di Jalur Gaza sejak dimulainya perang antara Israel dan Hamas pada 7 Oktober.
Pasukan Israel sebelumnya menggerebek fasilitas medis lain di Gaza, termasuk Al-Shifa, rumah sakit terbesar di wilayah tersebut, yang kini berfungsi dengan kapasitas minimal dengan tim yang sangat kecil.
Pada Minggu, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan rumah sakit Al-Ahli menerima pasien kritis dari Al-Shifa untuk operasi. Unit gawat darurat Al-Shifa, yang hancur akibat pengeboman Israel, menjadi mandi darah dan membutuhkan resusitasi.
Baca juga: UNICEF: Jalur Gaza Tempat paling Berbahaya Dunia bagi Anak
Israel menghadapi tekanan internasional yang meningkat atas meningkatnya angka kematian warga sipil dan hancurnya rumah sakit di Gaza. (Z-2)
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved